Pertumbuhan Bibit Gambir (Uncaria gambir (Hunter) Roxb) Varietas Cubadak Pada Pemberian Beberapa Dosis Glomus sp dan Tingkat Intensitas Cahaya di Tanah Bekas Tambang Batu Bara

Riza Novlida Putri, Riza (2026) Pertumbuhan Bibit Gambir (Uncaria gambir (Hunter) Roxb) Varietas Cubadak Pada Pemberian Beberapa Dosis Glomus sp dan Tingkat Intensitas Cahaya di Tanah Bekas Tambang Batu Bara. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover)
Cover Tesis.pdf - Published Version

Download (197kB)
[img] Text
BAB 1.pdf - Published Version

Download (129kB)
[img] Text
BAB 5.pdf - Published Version

Download (121kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (236kB)
[img] Text (tesis fulltext)
tesis full pdf.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (963kB)

Abstract

Indonesia dengan keanekaragaman hayatinya memiliki berbagai komoditas tanaman perkebunan. Salah satu tanaman perkebunan di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi adalah gambir. Gambir banyak dimanfaatkan sebagai pelengkap makan sirih, obat-obatan tradisional, zat pewarna dalam industri batik, zat penyamak kulit, pestisida nabati, kecantikan kulit wajah, shampo, dan antioksidan alami untuk mencegah radikal bebas yang mengakibatkan berbagai macam penyakit seperti kanker, kardiovaskuler, dan penuaan dini. Permasalahan dalam upaya pengembangan gambir adalah ketersediaan lahan, sehingga alternatif yang harus dilakukan adalah memanfaatkan lahan marginal seperti lahan bekas tambang batu bara. Lahan bekas tambang batu bara dapat direhabilitasi menggunakan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara Intensitas Naungan dan dosis FMA, Intensitas Naungan terbaik, dan dosis FMA terbaik untuk pertumbuhan bibit gambir yang ditanam pada tanah bekas tambang batu bara. Penelitian dalam bentuk percobaan dilaksanakan dari Juni hingga September 2025. Penelitian telah dilaksanakan Kelurahan Jalan Kereta Api, Pariaman Tengah Kota Pariaman dan Laboratorium Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Andalas Padang. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Petakan Terbagi (split plot design) yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap. Petak utama adalah intensitas cahaya menggunakan naungan paranet 0%, 50%, 60%, 70% dan anak petakan adalah dosis FMA Glomus sp 15 g/bibit, 20 g/bibit, 25 g/bibit, 30 g/bibit FMA. Variabel pengamatan yaitu analisis tanah bekas tambang batu bara, kolonisasi akar oleh FMA, tinggi bibit, jumlah daun, bobot segar tajuk, bobot kering tajuk, bobot segar akar, bobot kering akar, rasio tajuk akar, laju asimilasi bersih, dan laju tumbuh relatif. Data dianalisis dengan analisis ragam (ANOVA), uji F yang berbeda nyata pada taraf 5% dilanjutkan dengan uji lanjut DNMRT dengan bantuan aplikasi STAR (Statistical Tool for Agricultural Research). Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa terdapat interaksi antar intensitas naungan dan dosis FMA jenis Glomus sp terhadap pertumbuhan bibit gambir yang ditanam di tanah bekas tambang batu bara pada beberapa parameter yaitu tinggi bibit, jumlah daun, bobot segar tajuk, dan bobot kering tajuk. Kolonisasi akar dan pertumbuhan bibit berbeda responnya pada dosis Glomus sp. yang berbeda dan pada tingkat naungan yang berbeda. Tingkat naungan yang baik untuk pertumbuhan bibit didapat pada naunagan 60%.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S2 Agronomi
Depositing User: S2 Agronomi Agronomi
Date Deposited: 30 Jan 2026 10:48
Last Modified: 30 Jan 2026 10:48
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/520416

Actions (login required)

View Item View Item