ANALISIS TINGKAT KELELAHAN KERJA PADA KARYAWAN GRUP RUMAH MAKAN X DI KOTA PADANG

Mursid, Lola Aj (2026) ANALISIS TINGKAT KELELAHAN KERJA PADA KARYAWAN GRUP RUMAH MAKAN X DI KOTA PADANG. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Accepted Version

Download (612kB)
[img] Text (02.BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (294kB)
[img] Text (03. Bab VI)
03. Bab VI.pdf - Published Version

Download (141kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (219kB)
[img] Text (tesis fulltext)
05. Thesis Fulltext (2).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Perkembangan industri jasa makanan di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang pesat, ditandai dengan meningkatnya jumlah pelaku usaha kuliner, Kondisi ini menyebabkan intensitas kerja karyawan rumah makan semakin tinggi, baik secara fisik maupun mental, sehingga mereka berpotensi mengalami kelelahan kerja (work fatigue). ditemukan indikasi kuat bahwa karyawan mengalami tekanan beban kerja baik fisik maupun mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kelelahan bagi karyawan Rumah Makan Usaha Keluarga. Objek penelitian dilakukan di lima Rumah Makan Usaha Keluarga yang berlokasi di Lubuk Begalung, Kota Padang diantaranya Kedai Nasi Pak Abu, Nasi Goreng Petai Ola, Café Naya, Pecel Ayam Abu, dan Lapau Mak Etekdan . Total Responden yang diteliti sebanyak 52 orang. Penelitian ini menggunakan tiga metode yaitu National Aeronautics Task Load Index (NASA-TLX), Swedish Occupational Fatigue Inventory (SOFI) dengan menyebarkan kuesioner, kemudian Cardiovascular Load (CVL) dengan mengukur denyut nadi. Pada perhitungan metode NASA-TLX, indicator Physical Demand (PD) sebesar 22% dimana karyawan melakukan segala aktivitasnya lebih dominan dalam tekanan fisik. Pada metode SOFI disimpulkan bahwa indikator “kekurangan energi” memiliki rata-rata kelelahan sebesar 4.13 dimana karyawan melakukan segala aktivitasnya lebih dominan mengalami kelelahan fisik. Pada metode CVL dapat disimpulkan sebanyak 4 karyawan masuk dalam kategori “perlu perbaikan” atau “kerja dalam waktu singkat” dengan bagian pekerjaan di dapur yang terdapat pada Kedai Nasi Pak Abu, Nasi Goreng Ola, Café Naya, dan Lapau Mak Etek. Dari hasil SPSS ditemukan korelasi antara kelelahan fisik (CVL) dengan usia jenis kelamin, masa kerja, jam kerja dan IMT yang terlihat dari nilai p-value yang dibawah 0,05. Sedangkan pada metode kelelahan subjektif (SOFI) korelasi dengan usia, jam kerja, dan IMT yang terlihat dari nilai p-value yang dibawah 0,05. Dan juga ditemukan korelasi antara beban kerja (NASA-TLX) dengan usia, jenis kelamin, dan IMT yang terlihat dari nilai p-value yang dibawah 0,05. Kata Kunci: NASA-TLX, SOFI, CVL, Kelelahan Kerja, Beban Kerja , Rumah Makan

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Dr. Eng. Lusi Susanti, S.T., M.Eng ; Dr.Eng. Desto Jumeno, S.T., M.T
Uncontrolled Keywords: NASA-TLX, SOFI, CVL, Kelelahan Kerja, Beban Kerja , Rumah Makan
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik > S2 Teknik Industri
Depositing User: S2 Teknik Industri
Date Deposited: 02 Feb 2026 10:10
Last Modified: 02 Feb 2026 10:10
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/520327

Actions (login required)

View Item View Item