Kajian Aktivitas Fosfatase Pada Inceptisol Yang Terdampak Erupsi Gunung Marapi Dengan Komoditas Tanaman Jeruk Siam (Citrus Nobillis)

Ansharullah, Aziz (2026) Kajian Aktivitas Fosfatase Pada Inceptisol Yang Terdampak Erupsi Gunung Marapi Dengan Komoditas Tanaman Jeruk Siam (Citrus Nobillis). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (220kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (242kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (180kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (203kB)
[img] Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Erupsi Gunung Marapi menyebabkan deposisi abu vulkanik yang berpotensi mengubah sifat kimia dan biologi tanah, khususnya pada lahan pertanian yang berkembang pada Inceptisol. Penelitian ini bertujuan mengkaji aktivitas enzim fosfatase pada Inceptisol yang terdampak erupsi Gunung Marapi serta membandingkannya dengan lahan yang tidak terdampak pada komoditas tanaman jeruk siam (Citrus nobillis). Penelitian dilaksanakan pada Februari–Mei 2025 di Nagari Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam sebagai lahan terdampak dan Nagari Koto Laweh, Kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar sebagai lahan kontrol. Metode yang digunakan adalah survei dengan penentuan titik sampel secara purposive sampling dan pengambilan sampel tanah pada kedalaman 0–20 cm di sekitar rizosfer tanaman jeruk. Parameter yang dianalisis meliputi pH tanah, respirasi tanah, C-organik, P-tersedia, C-biomassa mikroba, serta aktivitas enzim fosfatase asam dan basa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH tanah pada lahan terdampak lebih rendah (5,5) dibandingkan lahan tidak terdampak (6,5), namun tidak berbeda nyata secara statistik. Nilai respirasi tanah pada lahan terdampak sebesar 37 mgCO₂/m²/hari lebih rendah dibandingkan lahan tidak terdampak sebesar 45 mgCO₂/m²/hari, sedangkan kandungan C-organik lebih tinggi pada lahan terdampak (7,54%) dibandingkan lahan kontrol (4,07%). Aktivitas fosfatase asam dan basa tanah pada kedua lahan tidak menunjukkan perbedaan nyata, dengan nilai fosfatase asam masing-masing 3,50 dan 3,31 μmol pNP/g tanah/jam serta fosfatase basa 2,71 dan 2,87 μmol pNP/g tanah/jam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa erupsi Gunung Marapi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap aktivitas fosfatase tanah pada Inceptisol, namun menunjukkan kecenderungan perubahan sifat kimia dan biologi tanah yang dipengaruhi oleh pH dan pengelolaan bahan organik.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr.Ir. Agustian; Prof.Ir. Adrinal, Ms.Ph.D
Uncontrolled Keywords: Erupsi Gunung Marapi; fosfatase tanah; jeruk siam; sifat biologi tanah
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Ilmu Tanah
Depositing User: S1 Ilmu Tanah
Date Deposited: 30 Jan 2026 07:24
Last Modified: 30 Jan 2026 07:24
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/520219

Actions (login required)

View Item View Item