Potensi Bioaktivitas Piperaceae di Hutan Pendidikan dan Penelitian Biologi (HPPB) Universitas Andalas sebagai Agen Antijamur dan Antikanker

Fadli, Fadli (2026) Potensi Bioaktivitas Piperaceae di Hutan Pendidikan dan Penelitian Biologi (HPPB) Universitas Andalas sebagai Agen Antijamur dan Antikanker. S3 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (418kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (307kB)
[img] Text (03. BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (282kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (396kB)
[img] Text (05. DIsertasi Fulltext)
05. DIsertasi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (23MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini berhasil mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi tujuh spesies Piperaceae dari Hutan Pendidikan dan Penelitian Biologi (HPPB) Universitas Andalas sebagai sumber agen biokontrol dan senyawa bioaktif. Hasil skrining awal menunjukkan bahwa ekstrak kasar metanol dari Piper aduncum, P. porphyrophyllum, dan P. betle memiliki aktivitas antijamur tertinggi terhadap empat jamur patogen utama tanaman karet (Rigidoporus microporus, Ceratocystis fimbriata, Colletotrichum gloeosporioides, dan Corynespora cassiicola), dengan P. aduncum sebagai yang paling potensial (rata-rata inhibisi 85,68%). Fraksinasi bertingkat mengungkapkan bahwa fraksi heksana P. aduncum memiliki aktivitas terkuat, mampu menghambat pertumbuhan R. microporus sebesar 100% serta memiliki nilai MIC50 yang rendah, sementara analisis GC-MS mengidentifikasi senyawa apiol sebagai komponen utama (34,32%). Dari fraksi etil asetat P. porphyrophyllum berhasil diisolasi senyawa murni 5,7-dimetoksiflavon yang dikarakterisasi menggunakan spektroskopi FTIR, NMR, dan MS; senyawa ini tidak hanya menunjukkan aktivitas antijamur (IC50 0,011–0,228 mg/mL) tetapi juga aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker payudara MCF-7 dengan IC50 9,935 µg/mL. Uji efikasi in vivo fraksi heksana P. aduncum pada konsentrasi 2000 mg/L terbukti menurunkan skor penyakit (disease index) sebesar 78,4% pada tanaman karet yang terinfeksi C. fimbriata. Secara keseluruhan, penelitian ini membuktikan bahwa Piperaceae HPPB, khususnya P. aduncum dan P. porphyrophyllum, merupakan sumber yang menjanjikan untuk pengembangan biofungisida spektrum luas yang ramah lingkungan dan sekaligus sebagai kandidat senyawa antikanker alami, sehingga memberikan kontribusi signifikan terhadap pemanfaatan keanekaragaman hayati lokal untuk pertanian berkelanjutan dan penemuan obat.

Item Type: Thesis (S3)
Supervisors: Prof. Dr. Mai Efdi Dr. rer. nat. Syafrizayanti Prof. Dr. Afrizal
Uncontrolled Keywords: Piperaceae, Biofungisida, Antijamur, 5,7-Dimetoksiflavon, Antikanker
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S3 Kimia
Depositing User: S3 Kimia Kimia
Date Deposited: 30 Jan 2026 04:56
Last Modified: 09 Feb 2026 07:17
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/520205

Actions (login required)

View Item View Item