Pengamatan Keragaman Makrofauna Tanah Pada Beberapa Penggunaan Lahan Bagian Barat Wilayah Gunung Marapi

Hadisti, Gaida (2026) Pengamatan Keragaman Makrofauna Tanah Pada Beberapa Penggunaan Lahan Bagian Barat Wilayah Gunung Marapi. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (339kB)
[img] Text (Bab I)
Bab I.pdf - Published Version

Download (239kB)
[img] Text (Bab V)
Bab V.pdf - Published Version

Download (163kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (241kB)
[img] Text (Tugas Akhir Full Teks Gaida Hadisti (2110232021))
Tugas Akhir Full Teks Gaida Hadisti (2110232021)-halaman.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Wilayah Gunung Marapi merupakan kawasan vulkanis aktif yang didominasi oleh tanah Andisol dengan tingkat kesuburan alami yang tinggi, namun sangat rentan terhadap degradasi akibat perubahan penggunaan lahan. Perbedaan intensitas pengelolaan lahan diduga memengaruhi kualitas fisik, kimia, dan biologi tanah, khususnya komunitas makrofauna tanah yang berperan penting dalam menjaga fungsi ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keragaman makrofauna tanah pada beberapa penggunaan lahan di bagian Barat wilayah Gunung Marapi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Juni 2025 dengan metode survei menggunakan purposive sampling berdasarkan strata penggunaan lahan, yaitu lahan tebu, kol, cabai (Nagari Aia Angek dan Nagari Sariak), bawang, dan hutan. Pengamatan makrofauna tanah dilakukan menggunakan metode monolith dan hand sorting pada kedalaman 0–30 cm. Parameter pendukung yang dianalisis meliputi respirasi tanah, C-biomassa mikroba, berat volume tanah, pH tanah, C-organik, N-total, dan rasio C/N. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi dan keragaman makrofauna tanah bervariasi antar penggunaan lahan, berkisar antara 6–41 ekor per monolith. Lahan tebu memiliki populasi dan keragaman makrofauna tertinggi, didukung oleh nilai respirasi tanah tinggi (36,45 mg CO₂/m²/hari) dan berat volume tanah rendah (0,61 g/cm³). Sebaliknya, lahan cabai di Nagari Sariak menunjukkan keragaman terendah akibat intensitas pengelolaan lahan yang tinggi. Keberadaan makrofauna tanah dipengaruhi oleh ketersediaan bahan organik, struktur tanah, dan intensitas gangguan pengelolaan lahan. Hutan dan lahan dengan pengelolaan semi�intensif menunjukkan kondisi biologi tanah yang lebih stabil dibandingkan lahan hortikultura intensif. Dapat disimpulkan bahwa perbedaan penggunaan lahan berpengaruh nyata terhadap keragaman makrofauna tanah di wilayah Barat Gunung Marapi. Makrofauna tanah berpotensi digunakan sebagai indikator biologis dalam menilai kualitas dan keberlanjutan pengelolaan lahan di ekosistem vulkanis dataran tinggi.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Ir. Dian Fiantis, M.Sc; Ir. Lusi Maira, M.Agr.Sc
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Makrofauna Tanah, Penggunaan Lahan, Tanah Vulkanis, Andisol, Gunung Marapi.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Ilmu Tanah
Depositing User: S1 Ilmu Tanah
Date Deposited: 30 Jan 2026 05:05
Last Modified: 30 Jan 2026 05:05
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/520146

Actions (login required)

View Item View Item