Respon Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Kentang Industri (Solanum tuberosum L.) pada Dataran Tinggi dan Medium

Setiyono, Budi (2026) Respon Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Kentang Industri (Solanum tuberosum L.) pada Dataran Tinggi dan Medium. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
1. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (237kB)
[img] Text (BAB I)
2. Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (263kB)
[img] Text (Kesimpulan dan Saran)
3. Kesimpulan dan Saran.pdf - Published Version

Download (170kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
4. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (250kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
5. Tesis Budi Setiyono.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 30 January 2027.

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara ketinggian lokasi lahan dan varietas terhadap respon pertumbuhan serta hasil tanaman kentang industri (Solanum tuberosum L.). Selain itu, penelitian ini juga mengkaji pengaruh tunggal dari faktor ketinggian lokasi (dataran tinggi dan medium) dan potensi keunggulan dari beberapa varietas kentang industri yang diuji. Penelitian telah dilaksanakan pada Januari hingga Mei 2025 di dua lokasi dengan ketinggian berbeda: Nagari Lubuk Gadang Selatan (dataran medium, 621 m dpl) dan Nagari Simpang Tj nan IV (dataran tinggi, 1537 m dpl) di Provinsi Sumatera Barat. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) dengan dua faktor. Petak utama adalah ketinggian lokasi, sedangkan anak petak terdiri dari tiga varietas kentang industri: Ventury Agrihorti, Atlantik, dan Bliss/Chitra. Parameter yang diamati mencakup variabel vegetatif (tinggi tanaman, luas daun, bobot tajuk) dan variabel generatif (jumlah umbi, bobot umbi, produktivitas, dan Specific Gravity). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi ketinggian dan varietas berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil. Tanaman di dataran medium cenderung memiliki luas daun dan bobot tajuk yang lebih besar dibandingkan di dataran tinggi, namun umur panen menjadi lebih singkat (65 HST) dibandingkan di dataran tinggi (100 HST). Varietas Bliss/Chitra menunjukkan performa paling stabil dan unggul di kedua ketinggian dengan produktivitas mencapai 32,57 ton/ha di dataran medium dan 42,96 ton/ha di dataran tinggi. Varietas Atlantik lebih potensial dibudidayakan di dataran medium dengan produktivitas tertinggi (40,39 ton/ha). Sebaliknya, varietas Ventury Agrihorti tidak cocok di dataran medium karena produktivitasnya rendah (14,46 ton/ha), namun sangat produktif di dataran tinggi (38,46 ton/ha).

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Prof. Dr. Ir. Irfan Suliansyah, MS. ; Prof. Dr. Aprizal Zainal, SP. M.Si
Uncontrolled Keywords: Kentang industri; dataran tinggi; dataran medium; produktivitas; varietas
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S2 Agronomi
Depositing User: S2 Agronomi Agronomi
Date Deposited: 30 Jan 2026 04:24
Last Modified: 30 Jan 2026 04:24
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/520113

Actions (login required)

View Item View Item