Pelaksanaan Kemitraan antara PT.PTL Coffee Bean dengan Petani Green Agro di Nagari Lubuk Gadang Selatan Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan

Manurung, Berti Gabriella (2025) Pelaksanaan Kemitraan antara PT.PTL Coffee Bean dengan Petani Green Agro di Nagari Lubuk Gadang Selatan Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (168kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (115kB)
[img] Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (98kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (116kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kemitraan agribisnis merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan produktivitas serta kepastian pasar bagi petani kopi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kemitraan antara PT. PTL Coffee Bean dengan petani Green Agro di Nagari Lubuk Gadang Selatan, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap founder perusahaan dan 32 orang petani mitra, observasi lapangan, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kemitraan yang diterapkan adalah pola inti-plasma. PT. PTL Coffee Bean berperan sebagai inti yang menyediakan pelatihan budidaya, pendampingan teknis, serta jaminan pembelian hasil panen. Pelatihan dilakukan secara rutin dengan materi mulai dari pemeliharaan tanaman hingga pascapanen, dengan melibatkan narasumber dari SCOPI, Puslitkoka, dan pihak lokal. Selain itu, perusahaan menetapkan harga kopi sebesar Rp8.000 per kilogram dengan tambahan bonus kinerja sebesar Rp100 per kilogram menjelang Idul Fitri. Sistem pemasaran bersifat fleksibel dengan waktu penjualan setiap 1–3 bulan, serta produksi kelompok yang relatif stabil pada kisaran 3–5 ton per bulan. Jenis bibit yang digunakan didominasi oleh kopi robusta, diikuti oleh menak, kopi kampung, dan cik ari. Kemitraan ini memberikan manfaat berupa kepastian pasar, peningkatan pengetahuan petani, serta konsistensi mutu produk. Namun, masih diperlukan peningkatan intensitas pendampingan teknis dan dukungan sarana produksi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pola kemitraan inti-plasma mampu memperkuat posisi petani dalam sistem agribisnis serta menjamin kontinuitas bahan baku bagi perusahaan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Sri Wahyuni, S.Pt, M.Si;Nuraini Astuti, SP, M.Si
Uncontrolled Keywords: Green Agro, Inti-Plasma, Kemitraan Agribisnis, Kopi, PTL Coffee Bean
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Penyuluh Pertanian
Depositing User: S1 Penyuluhan Pertanian
Date Deposited: 30 Jan 2026 07:10
Last Modified: 30 Jan 2026 07:10
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/520101

Actions (login required)

View Item View Item