Rahmi, Rahmi (2026) QRIS Cross-Border sebagai Financial Statecraft Indonesia terhadap Dominasi Amerika Serikat dalam Sistem Keuangan Internasional. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (COVER & ABSTRAK)
01. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version Download (476kB) |
|
|
Text (BAB 1)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (570kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (429kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (441kB) |
|
|
Text (Skiripsi Fulltext)
05. Skiripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini menganalisis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Cross-Border sebagai instrumen financial statecraft Indonesia dalam merespons dominasi struktural Amerika Serikat dalam sistem keuangan internasional. Dominasi dolar AS serta penguasaan infrastruktur pembayaran global menciptakan ketergantungan struktural dan kerentanan eksternal bagi negara berkembang, termasuk Indonesia, terutama dalam stabilitas nilai tukar dan sistem pembayaran lintas batas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analitis dengan data sekunder, serta kerangka teori financial statecraft dari Leslie Elliott Armijo untuk menganalisis strategi defensif dan ofensif Indonesia melalui implementasi QRIS Cross-Border. Dalam penelitian ini, Bank Indonesia diposisikan sebagai aktor utama negara dalam pengelolaan otoritas moneter dan sistem pembayaran, dengan dukungan kebijakan ekonomi eksternal dari pemerintah Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara defensif, QRIS Cross-Border berkontribusi dalam memperkuat otonomi moneter melalui peningkatan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi lintas negara serta pengurangan ketergantungan pada dolar AS dalam transaksi ritel. Integrasi QRIS dengan kebijakan Local Currency Settlement (LCS) dan penguatan infrastruktur pembayaran nasional juga memperkuat kedaulatan sistem pembayaran Indonesia dengan mengurangi ketergantungan terhadap jaringan pembayaran internasional. Sementara itu, secara ofensif dalam kerangka financial statecraft, QRIS Cross-Border meningkatkan peran Indonesia dalam integrasi sistem pembayaran regional melalui perluasan interoperabilitas QR dengan negara-negara ASEAN dan mitra non-ASEAN, sehingga memperkuat posisi Indonesia dalam inisiatif konektivitas pembayaran kawasan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa QRIS Cross-Border berfungsi sebagai instrumen strategis yang memperkuat kemandirian finansial Indonesia sekaligus meningkatkan pengaruhnya di tingkat regional.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Virtuous Setyaka, S.IP, M.Si; Zulkifli Harza, S.IP., M.Soc.Sc |
| Uncontrolled Keywords: | QRIS Cross-Border; Financial Statecraft; De-dolarisasi;Local Currency Settlement |
| Subjects: | J Political Science > JZ International relations |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Hubungan Internasional |
| Depositing User: | S1 Hubungan Internasional |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 09:00 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 09:00 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519827 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]