Hadi, Fajril (2026) Uni Eropa dalam Menghadapi Ancaman Akibat Gelombang Migrasi sebagai Dampak dari Konflik Rusia Ukraina. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak Fajril Hadi.pdf - Published Version Download (389kB) |
|
|
Text (Pendahuluan)
BAB I skripsi Fajril Hadi.pdf - Published Version Download (488kB) |
|
|
Text (Penutup)
BAB V Skripsi Fajril Hadi.pdf - Published Version Download (370kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA skripsi Fajril Hadi.pdf - Published Version Download (503kB) |
|
|
Text (Skripsi full text)
Skripsi Full Draft Fajril Hadi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Konflik Rusia-Ukraina sejak Februari 2022 telah memicu gelombang migrasi massal, dengan lebih dari 4,3 juta pengungsi Ukraina mencari perlindungan sementara di Uni Eropa (UE) hingga akhir 2025, menciptakan ancaman keamanan non-tradisional seperti ketegangan sosial, beban ekonomi, dan risiko infiltrasi yang mengganggu stabilitas regional Eropa. Fenomena ini tidak hanya meningkatkan jumlah pengungsi secara signifikan, tetapi juga membebani sektor sosial-ekonomi negara penerima, termasuk penambahan anggaran untuk tunjangan dan layanan dasar, serta potensi diskriminasi dan radikalisasi. Menggunakan kerangka Regional Security Complex Theory (RSCT) dari Barry Buzan dan Ole Wæver yang memiliki 4 variabel utama, yaitu batas, struktur anarkis, polaritas dan konstruksi sosial. Selain itu juga menggunakan 3 elemen utama RSCT, yaitu struktur kekuatan, pola ancaman, dan juga sekuritisasi, pendekatan kualitatif deskriptif ini mengumpulkan data sekunder melalui studi pustaka dan analisis dokumen dari periode 2022-2025. Hasil menunjukkan migrasi disekuritisasi sebagai isu eksistensial, memengaruhi variabel RSCT: fleksibilitas batas (boundary), struktur anarkis, polaritas multipolar, dan konstruksi sosial amity-enmity. UE merespons melalui Temporary Protection Directive (diperpanjang hingga 2027), penguatan Frontex, dan mekanisme solidaritas, yang memperkuat kohesi regional meskipun menimbulkan fragmentasi internal, beban fiskal, dan potensi radikalisasi sosial.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Virtuous Setyaka, S.IP., M.Si ; Rifki Dermawan, S.Hum, M.Sc |
| Uncontrolled Keywords: | Konflik Rusia-Ukraina; Gelombang migrasi; Uni Eropa; Teori Kompleks Keamanan Regional (RSCT); Direktif Perlindungan Sementara (TPD) |
| Subjects: | J Political Science > JZ International relations |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Hubungan Internasional |
| Depositing User: | S1 Hubungan Internasional |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 08:18 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 08:18 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519810 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]