Tingkat Serangan Phytophthora infestans (Mont.) de Barry Penyebab Penyakit Busuk Daun pada Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) di Kabupaten Kerinci

Basri, Rian (2026) Tingkat Serangan Phytophthora infestans (Mont.) de Barry Penyebab Penyakit Busuk Daun pada Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) di Kabupaten Kerinci. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (181kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA (7).pdf - Published Version

Download (150kB)
[img] Text (Bab I)
BAB I (2).pdf - Published Version

Download (132kB)
[img] Text (Bab V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (88kB)
[img] Text (Skripsi Full Teks)
FULL SKRIPSI RIAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 29 January 2027.

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Kabupaten Kerinci merupakan sentra pertanian dengan komoditas yang paling banyak dibudidayakan oleh masyrakat yaitu tanaman kentang dan menjadi produsen utama kentang di Provinsi Jambi. Dalam praktek budidaya, tanaman kentang sering mengalami kendala, salah satunya serangan penyakit busuk daun yang disebabkan oleh Phytophthora infestans. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat serangan penyakit busuk daun kentang di Kabupaten Kerinci. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari– Mei 2025 di 6 lokasi, yaitu Desa Sungai Lintang, Giri Mulyo, Koto Periang, Koto Tangah, Sungai Sikai, dan Pelompek. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei, dengan penentuan lokasi secara purposive sampling dan pengambilan sampel menggunakan metode systematic sampling. Pengamatan dilakukan pada 5 petak pengamatan berukuran 5 m x 5 m yang ditentukan secara diagonal. Variabel pengamatan yaitu identifikasi patogen, kejadian penyakit, keparahan penyakit, dan laju perkembangan penyakit. Identifikasi patogen dilakukan dengan menumbuhkannya pada media Rye B, kejadian penyakit diamati pada seluruh tanaman yang ada pada petak pengamatan, keparhan penyakit diamati pada 5 tanaman yang dipilih secara diagonal pada petak pengamatan, dan laju perkembangan penyakit dihitung berdasarkan nilai keparahan penyakit. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat serangan P. infestans di Kabupaten Kerinci sudah tergolong rusak sedang dengan rata-rata kejadian penyakit yaitu 47,07±17,05 dan rata-rata keparahan yaitu 27,73±11,03. Rata-rata laju perkembangan penyakit pada minggu ke- 2 sudah tergolong berat yaitu 0,82 unit/minggu, dan mengalami penurunan pada minggu ke-3 dan sudah tergolong sedang dengan rata-rata 0,48 unit/minggu.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Eri Sulyanti, Dr., Ir., MSc; Darnetty, Prof., Dr., Ir., MSc
Uncontrolled Keywords: Kejadian penyakit; Keparahan penyakit; Laju perkembangan penyakit; media Rye B; Provinsi Jambi
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Proteksi Tanaman
Depositing User: S1 Proteksi Tanaman
Date Deposited: 29 Jan 2026 10:17
Last Modified: 29 Jan 2026 10:17
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519760

Actions (login required)

View Item View Item