Perancangan Dinding MSE (Mechanically Stabilized Earth) untuk Penanganan Longsor di Ruas Jalan Rantau Berangin Perbatasan Prov. Sumbar-Prov. Riau (STA 29+570)

Azhari, Kori Ahmad (2026) Perancangan Dinding MSE (Mechanically Stabilized Earth) untuk Penanganan Longsor di Ruas Jalan Rantau Berangin Perbatasan Prov. Sumbar-Prov. Riau (STA 29+570). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
1. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (129kB)
[img] Text (BAB I)
2. BAB I.pdf - Published Version

Download (170kB)
[img] Text (BAB 5)
3. BAB 5.pdf - Published Version

Download (85kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
4. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (204kB)
[img] Text (Skripsu fulltext)
5. Skripsi fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kerusakan infrastruktur jalan akibat gerakan tanah seperti longsor merupakan salah satu permasalahan utama dalam bidang geoteknik, khususnya pada daerah dengan kondisi topografi curam dan karakteristik tanah yang kurang stabil. Salah satu lokasi rawan longsor yang memerlukan penanganan segera adalah ruas jalan nasional yang menghubungkan Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Riau, tepatnya pada STA 29+570 di Rantau Berangin. Kejadian longsor di lokasi ini menyebabkan terganggunya kelancaran lalu lintas serta berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Oleh karena itu, diperlukan solusi teknis yang efektif dan efisien untuk menstabilkan lereng serta menjaga keberlanjutan fungsi infrastruktur jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi stabilitas lereng eksisting serta merancang sistem perkuatan lereng menggunakan struktur Mechanically Stabilized Earth (MSE) atau dinding tanah bertulang. Metode MSE dipilih karena memiliki keunggulan dalam menahan tekanan lateral tanah, kemudahan konstruksi, serta efisiensi biaya dibandingkan dengan dinding penahan tanah konvensional. Tahapan penelitian meliputi studi literatur, pengumpulan data lapangan, pengujian laboratorium tanah, serta pengolahan data sekunder untuk memperoleh parameter tanah yang digunakan dalam analisis. Analisis stabilitas lereng eksisting dilakukan menggunakan metode Fellenius dan menghasilkan nilai faktor keamanan sebesar 1,096, yang menunjukkan bahwa lereng berada dalam kondisi kritis dan memerlukan perkuatan tambahan. Perancangan dinding MSE dilakukan melalui perhitungan manual dan divalidasi menggunakan pemodelan numerik dengan perangkat lunak PLAXIS 2D. Dinding MSE dirancang dengan tinggi 4 meter, menggunakan geotekstil sebagai elemen perkuatan yang disusun secara horizontal dengan spasi vertikal 1 meter, panjang perkuatan 8 meter, serta panjang lipatan geotekstil 1 meter pada setiap lapisan Hasil analisis menunjukkan bahwa dinding MSE yang direncanakan memenuhi persyaratan stabilitas berdasarkan SNI 8460:2017, baik dari aspek stabilitas internal maupun eksternal. Faktor keamanan terhadap guling sebesar 10,951, terhadap geser sebesar 1,574, terhadap daya dukung sebesar 3,6, serta stabilitas global sebesar 1,443, yang seluruhnya melebihi nilai minimum yang disyaratkan. Dengan demikian, penerapan dinding MSE dinilai efektif untuk meningkatkan kestabilan lereng dan mengurangi potensi longsor pada lokasi penelitian. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan dan desain dinding penahan tanah serupa pada daerah dengan kondisi geoteknik yang sebanding.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Ir. Rina Yuliet, S.T., M.T.
Uncontrolled Keywords: dinding MSE; stabilitas lereng; geotekstil; longsor; PLAXIS 2D
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil
Depositing User: S1 Teknik Sipil
Date Deposited: 30 Jan 2026 02:39
Last Modified: 30 Jan 2026 02:39
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519732

Actions (login required)

View Item View Item