KEMAMPUAN HIDROKSIAPATIT DARI TULANG IKAN LELE YANG DISINTESIS MENGGUNAKAN METODE SOL-GEL SEBAGAI ADSORBEN LOGAM TEMBAGA Cu(II)

Elga, Joninda Putri (2025) KEMAMPUAN HIDROKSIAPATIT DARI TULANG IKAN LELE YANG DISINTESIS MENGGUNAKAN METODE SOL-GEL SEBAGAI ADSORBEN LOGAM TEMBAGA Cu(II). S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrack)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (201kB)
[img] Text (Bab I. Pendahuluan)
Bab 1. Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (445kB)
[img] Text (Bab Akhir ( Penutup/Kesimpulan ))
Penutup Kesimpulan.pdf - Published Version

Download (208kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (218kB)
[img] Text (Tesis Full Text)
Tesis Utuh.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Hidroksiapatit (Ca10(PO4)6(OH)2) memiliki aplikasi luas, termasuk dalam pengolahan limbah untuk adsorpsi ion logam berat. Penelitian ini melaporkan penggunaan adsorben hidroksiapatit yang disintesis dari tulang ikan lele sebagai adsorben limbah ion logam Cu(II) dengan mtode adsorpsi. Tulang ikan lele digunakan sebagai sumber kalsium alami yang direaksikan dengan sumber fosfat dari (NH4)2HPO4 menggunakan metode sol-gel karena dapat meningkatkan kristalinitas HAp, dapat bekerja pada suhu rendah, dan biaya relatif murah. Pengujian parameter penyerapan terdiri dari pH, konsentrasi, massa adsorben, dan waktu kontak. Karakterisasi sebelum dan sesudah penyerapan dilakukan dengan X-ray Fluoresence (XRF) untuk mengetahui kandungan oksida logam nya, X-ray Diffraction (XRD) untuk mengkonfirmasi ukuran kristalnya, Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) untuk menentukan gugus fungsi pada adsorben hidroksiapatit, dan Bruneur-Emmett-Teller (BET). Pada penelitian ini didapatkan hasil penyerapan optimum Cu(II) pada pH 5, konsentrasi 600 mg/L, massa adsorben 0,1 gram, dan waktu kontak 30 menit dengan kapasitas penyerapan 262,13 mg/g. Proses penyerapan logam Cu(II) pada penelitian ini mengikuti model isoterm Langmuir dan model kinetika pseudo second order. Aplikasi dari penelitian ini dilakukan pada sampel air dari Teluk Bayur dengan persen removal sebesar 89,183%. Sehingga, sintesis HAp dari limbah tulang ikan lele dengan menggunakan metode sol-gel terbukti efektif sebagai biosorben logam Cu(II).

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Dr. Eng.Matlal Fajri Alif
Uncontrolled Keywords: Tulang ikan lele; hidroksiapatit; sol-gel; adsorpsi; tembaga Cu(II)
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S2 Kimia
Depositing User: S2 Kimia Kimia
Date Deposited: 29 Jan 2026 07:03
Last Modified: 29 Jan 2026 07:03
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519600

Actions (login required)

View Item View Item