AUTOMASI PEMODELAN DEFORMASI KERAK BUMI DARI MODEL OKADA PADA GEMPA BESAR SUMATERA MENGGUNAKAN METODE HOOKE-JEEVES

Ikram, Zul (2026) AUTOMASI PEMODELAN DEFORMASI KERAK BUMI DARI MODEL OKADA PADA GEMPA BESAR SUMATERA MENGGUNAKAN METODE HOOKE-JEEVES. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (315kB)
[img] Text (BAB I Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (346kB)
[img] Text (BAB 5 Penutup)
BAB 5 Penutup.pdf - Published Version

Download (293kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (270kB)
[img] Text (FULLTEXT)
Tesis Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Pemodelan deformasi kerak bumi akibat gempa besar merupakan pendekatan penting dalam memahami mekanisme sumber gempa dan respon deformasi permukaan yang terekam oleh pengamatan geodetik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pemodelan deformasi secara manual (trial and error) dan pemodelan deformasi secara otomatis (automasi) berbasis model Okada pada beberapa gempa besar di wilayah Sumatra, yaitu Gempa 2005, 2007, 2010, 2012, dan 2016. Metode automasi pemodelan deformasi dilakukan dengan menerapkan metode numerik Hooke–Jeeves untuk memodifikasi parameter model secara sistematis berdasarkan nilai residu antara hasil model dan data pengamatan GPS. Pemodelan deformasi secara manual dilakukan melalui penyesuaian bertahap parameter model, meliputi geometri bidang sesar, posisi bidang sesar, besar dan arah slip, serta kedalaman sumber gempa, dengan mempertimbangkan data seismik dan mekanisme fokal. Kesesuaian model dievaluasi menggunakan nilai Root Mean Square komponen horizontal (RMSH) dan RMS total (RMST) sebagai nilai residu, serta melalui analisis visual pola deformasi permukaan. Selanjutnya, automasi pemodelan deformasi dilakukan dengan titik awal parameter berdasarkan data seismik dan batasan ukuran langkah eksplorasi tertentu, menghasilkan sejumlah model potensial dengan nilai residu yang lebih kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemodelan deformasi secara manual mampu menghasilkan model yang secara fisik konsisten dengan mekanisme gempa dan data pengamatan, namun memerlukan waktu yang relatif lama serta sangat bergantung pada pengalaman dan pemahaman peneliti terhadap model Okada. Sebaliknya, automasi pemodelan deformasi mampu mengeksplorasi ruang parameter secara lebih efisien dan menghasilkan model dengan nilai residu yang lebih kecil. Verifikasi dan Validasi model dilakukan dengan membandingkan hasil pemodelan terhadap penelitian sebelumnya serta melalui perhitungan momen seismik. Metode automasi berbasis Hooke–Jeeves terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi pemodelan, sementara pemodelan manual tetap berperan penting dalam memastikan konsistensi fisik dan tektonik dari model deformasi yang dihasilkan.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Prof.Dr.techn. Marzuki, M.Si;
Uncontrolled Keywords: Pemodelan deformasi; gempa Sumatra; GPS geodetik; model Okada; metode Hooke–Jeeves;
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Q Science > QC Physics
Q Science > QE Geology
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S2 Fisika
Depositing User: S2 Fisika Fisika
Date Deposited: 29 Jan 2026 03:05
Last Modified: 29 Jan 2026 08:26
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519530

Actions (login required)

View Item View Item