TANTANGAN INTERNATIONAL LABOUR ORGANIZATION (ILO) DALAM MENGATASI PERMASALAHAN PEKERJA ANAK DI SEKTOR GARMEN BANGLADESH TAHUN 2022-2025

Amri, Aulya Viona (2026) TANTANGAN INTERNATIONAL LABOUR ORGANIZATION (ILO) DALAM MENGATASI PERMASALAHAN PEKERJA ANAK DI SEKTOR GARMEN BANGLADESH TAHUN 2022-2025. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Sampul dan Abstrak)
01. Sampul dan abstrak.pdf - Published Version

Download (233kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (276kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (158kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (239kB)
[img] Text (SKRIPSI FULL)
05. ESKRIPSI AULYA FULL.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Pekerja anak di sektor garmen Bangladesh tetap menjadi permasalahan yang berdampak langsung pada pemenuhan hak asasi serta kesejahteraan anak, meskipun berbagai inisiatif telah dijalankan oleh International Labour Organization (ILO) bersama Pemerintah Bangladesh. Isu ini memiliki relevansi karena menyentuh dua kepentingan utama sekaligus, yakni perlindungan hak anak dan keberlanjutan ekonomi nasional yang sangat bergantung pada industri garmen sebagai sektor ekspor utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan ILO dalam upaya penghapusan pekerja anak di Bangladesh pada periode 2022–2025. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menelaah laporan resmi, dokumen kebijakan, dan literatur akademik yang relevan. Analisis penelitian ini menggunakan kerangka teori organisasi internasional Clive Archer yang membagi peran organisasi internasional ke dalam tiga kategori, yaitu sebagai instrumen, arena, dan aktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran ILO masih menghadapi berbagai hambatan struktural dan politik yang membatasi tingkat otonomi serta efektivitasnya, khususnya dalam menjangkau sektor informal yang menjadi lokasi utama praktik pekerja anak. Ketergantungan ILO terhadap kebijakan nasional Bangladesh serta tekanan ekonomi global dari pasar internasional menyebabkan organisasi ini belum sepenuhnya berfungsi sebagai aktor independen yang mampu menegakkan standar perlindungan pekerja anak secara optimal. Dengan demikian, ILO gagal berperan menjadi Organisasi Internasional di Bangladesh dalam mengatasi permasalahan pekerja anak.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Anita Afriani Sinulingga, S.IP, M.Si; Diah Anggraini Austin, S.IP, M.Si
Uncontrolled Keywords: Bangladesh; Industri Garment; Organisasi Internasional; Pekerja Anak
Subjects: J Political Science > JZ International relations
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Hubungan Internasional
Depositing User: S1 Hubungan Internasional
Date Deposited: 29 Jan 2026 03:43
Last Modified: 29 Jan 2026 03:43
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519500

Actions (login required)

View Item View Item