PEMANFAATAN ARANG TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI SUMBER ENERGI PANAS UNTUK KONVERSI ENERGI LISTRIK MENGGUNAKAN THERMOELECTRIC GENERATOR (TEG)

Al-Munawar, Mujahid Fatih (2026) PEMANFAATAN ARANG TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI SUMBER ENERGI PANAS UNTUK KONVERSI ENERGI LISTRIK MENGGUNAKAN THERMOELECTRIC GENERATOR (TEG). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Abstrak..pdf - Published Version

Download (81kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1_Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (171kB)
[img] Text (BAB 5 Penutup)
BAB 5_Penutup.pdf - Published Version

Download (498kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka..pdf - Published Version

Download (98kB)
[img] Text (Skripsi full teks)
Skripsi full text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan panas hasil pembakaran arang tempurung kelapa sebagai sumber energi termal yang kemudian dikonversi menjadi energi listrik menggunakan rangkaian Thermoelectric Generator (TEG). Arang tempurung kelapa diproduksi sendiri melalui proses pengeringan tempurung selama dua hari dan pembakaran selama ±45 menit hingga diperoleh arang yang memiliki kandungan karbon tinggi. Sistem konversi energi yang digunakan terdiri dari dua modul TEG SP1848 dan dua modul TEC 12706 yang dirangkai seri pada masing-masing jenis, kemudian diparalelkan satu sama lain. Modul ditempatkan di antara heatsink panas dan heatsink dingin, dengan dua metode pendinginan yang divariasikan, yaitu aliran air PDAM dengan debit 0,106 kg/s, 0,116 kg/s, dan 0,125 kg/s serta pendingin menggunakan kipas 12 V. Variasi massa arang 100 g, 200 g, dan 300 g digunakan sebagai sumber panas utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar massa arang, maka temperatur sisi panas meningkat sehingga menghasilkan perbedaan temperatur (ΔT) yang lebih besar pada modul TEG. ΔT yang lebih tinggi tersebut berdampak langsung pada peningkatan tegangan keluaran. Pendinginan menggunakan air PDAM menghasilkan tegangan yang lebih tinggi dibandingkan dengan pendinginan kipas mini 12 V karena kemampuan pelepasan panas yang lebih efektif pada sisi dingin. Massa 300 g dengan pendinginan air PDAM debit 0,125 kg/s menghasilkan tegangan tertinggi, sedangkan massa 100 g dengan pendinginan kipas menghasilkan tegangan paling rendah. Secara keseluruhan, sistem mampu menghasilkan energi listrik yang stabil ketika kondisi temperatur telah mencapai keadaan tunak (steady state). Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan arang tempurung kelapa memiliki potensi besar sebagai sumber panas alternatif untuk sistem TEG, terutama dengan optimasi massa bahan bakar dan efektivitas pendinginan. Kata Kunci: Arang tempurung kelapa, Thermoelectric Generator (TEG) SP1848 dan TEC 12706, perbedaan temperatur; laju aliran massa air PDAM, kipas 12 V, konversi energi panas, energi alternatif.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Zulkifli Amin, Ph.D Ir. Iskandar R., M.T
Uncontrolled Keywords: Arang tempurung kelapa; Thermoelectric Generator (TEG) SP1848 dan TEC 12706; perbedaan temperatur; laju aliran massa air PDAM; kipas 12 V; konversi energi panas; dan energi alternatif.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin
Depositing User: S1 Teknik Mesin
Date Deposited: 30 Jan 2026 02:13
Last Modified: 30 Jan 2026 02:13
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519499

Actions (login required)

View Item View Item