Model Pendukung Perilaku Aman dan Sehat Petani Hortikultura dalam Penggunaan Pestisida Melalui Partisipasi Petani dan Kolaborasi Stakeholders di Kabupaten Solok Sumatera Barat

Fitria, Friska Eka (2026) Model Pendukung Perilaku Aman dan Sehat Petani Hortikultura dalam Penggunaan Pestisida Melalui Partisipasi Petani dan Kolaborasi Stakeholders di Kabupaten Solok Sumatera Barat. S3 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (cover dan abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (243kB)
[img] Text (Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version

Download (207kB)
[img] Text (BAB IV)
03. Bab IV.pdf - Published Version

Download (164kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (262kB)
[img] Text (Disertasi Fulltext)
05. Disertasi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy

Abstract

Latar belakang: Petani hortikultura di Kabupaten Solok, yang merupakan sentra produksi sayuran terbesar di Sumatera Barat, menunjukkan perilaku penggunaan pestisida yang tidak aman dan tidak sehat, seperti pembelian berlebihan, tidak membaca label pada kemasan, penyimpanan tidak tepat, pencampuran berbagai macam merek dagang, tidak menggunakan APD, dan pembuangan kemasan sembarangan. Kondisi ini diperparah oleh lemahnya dukungan dari para stakeholders terkait. Penelitian ini bertujuan membangun model pendukung perilaku aman dan sehat petani dalam penggunaan pestisida melalui partisipasi petani dan kolaborasi stakeholders. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan partisipasi petani dan kolaborasi stakeholders dengan lima tahap penelitian: diagnosis, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Hasil Penelitian: Pada tahap diagnosis, analisis kuantitatif menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) menghasilkan model prediksi yang menjelaskan faktor-faktor pembentuk perilaku petani dalam penggunaan pestisida, dengan niat sebagai determinan paling kuat terhadap perilaku (β = 0,662). Analisis kualitatif menunjukkan bahwa niat atau keinginan petani untuk menggunakan pestisida dibentuk oleh keyakinan yang kuat bahwa pestisida menjamin hasil panen, kebiasaan yang telah berlangsung secara turun-temurun, serta tekanan ekonomi. Kondisi ini diperkuat oleh lemahnya pengawasan akibat keterbatasan jumlah penyuluh, keterbatasan penyediaan APD, gencarnya promosi produk oleh distributor pestisida, rendahnya tingkat pengetahuan, dan kurangnya koordinasi lintas sektor. Kombinasi faktor-faktor tersebut mendorong terbentuknya niat petani untuk menggunakan pestisida secara berlebihan, yang pada akhirnya mengarah pada praktik penggunaan pestisida yang tidak aman dan tidak sehat. Tahap perencanaan tindakan melalui FGD dengan petani dan stakeholders menghasilkan kesepakatan solusi bersama yang dirumuskan dalam bentuk rencana intervensi bertahap, meliputi intervensi jangka pendek, menengah, dan panjang guna membangun dan mengembangkan model pendukung perilaku aman dan sehat petani dalam penggunaan pestisida. Intervensi jangka pendek dilakukan terhadap 36 petani berdasarkan fase perilaku menurut Transtheoretical Model, yang meliputi edukasi, penyediaan dan distribusi APD, konseling, praktik aman dan sehat penggunaan pestisida yang mencakup penentuan dosis, teknik pencampuran, teknik penyemprotan, dan penanganan pasca penggunaan pestisida. Tahap evaluasi menunjukkan bahwa hasil post-test pada intervensi jangka pendek memperlihatkan perubahan perilaku positif pada 72,2% petani (p=0,000). Tahap refleksi menunjukkan intervensi jangka pendek belum cukup untuk memastikan perubahan perilaku petani dapat dipertahankan. Diperlukan penyusunan rencana tindak lanjut intervensi jangka menengah dan jangka panjang guna memperkuat perubahan perilaku hingga mencapai tahap maintenance. Kesimpulan: Model pendukung perilaku aman dan sehat petani dalam penggunaan pestisida dalam bentuk intervensi jangka pendek yang berfokus kepada petani efektif mendorong perubahan perilaku. Diperlukan komitmen stakeholders untuk melanjutkan intervensi jangka menengah dan panjang guna memperkuat perubahan perilaku hingga mencapai tahap maintenance dan memperkuat sistem pertanian berkelanjutan. Penelitian lanjutan disarankan untuk menguji efektivitas model pada tahap intervensi berikutnya. Kata Kunci: Petani Hortikultura; Pestisida; PAR; Model Pendukung Perilaku; Transtheoretical Model.

Item Type: Thesis (S3)
Supervisors: dr. Nur Afrainin Syah, MMedEd, PhD, SpKKLP, Subsp. FOMC; Prof. Dr. sc. agr. Ir. Jamsari, MP; Dr. dr. Yuniar Lestari, M.Kes, SpKKLP
Uncontrolled Keywords: Petani Hortikultura; Pestisida; PAR; Model Pendukung Perilaku; Transtheoretical Model
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran > S3 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: S3 Kesehatan Masyarakat
Date Deposited: 29 Jan 2026 03:08
Last Modified: 29 Jan 2026 03:08
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519379

Actions (login required)

View Item View Item