FUNGSI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK (UPTD PPA) DALAM PENDAMPINGAN KORBAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI KOTA BUKITTINGGI

Melia Putri, Annisa (2025) FUNGSI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK (UPTD PPA) DALAM PENDAMPINGAN KORBAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI KOTA BUKITTINGGI. S1 thesis, Universita Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (238kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (338kB)
[img] Text (Bab 4 Penutup)
Bab 4 Penutup.pdf - Published Version

Download (105kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Dafpus.pdf - Published Version

Download (173kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Full Skripsi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini dikarenkan adanya maslalah sosial terkait dengan peningkatan kasus kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di Kota Bukittinggi. Data kasus kekerasan seksual terhadap anak yang dialporkan melalui Simfoni PPA mengalami peningkatan baik pada tingkat kota, tingkat provinsi maupun tingkat nasional. Namun dari tahun 2023 hingga tahun 2025, angka kasus kekerasan seksual yang dilaporkan mengalami fluktuasi. Dari permasalahan kasus kekerasan seksual terhadap anak membutuhkan peran Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) yang berperan sebagai lembaga perlindungan korban kekerasan terhadap anak dan perempuan dalam melakukan pendampingan terhadap anak korban kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendampingan yang dilakukan UPTD PPA pada kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kota Bukittinggi. Dari penjelasan tersebut maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana pendampingan kekerasan seksual terhadap anak di Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan observasi dan wawancara mendalam dengan 7 orang informan pelaku dan 2 orang informan pengamat. Pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori fungsi dan disfungsi oleh Robert K. Merton Berdasarkan hasil penelitian ditemukan proses pendampingan yang dilihat dari sisi fungsi manifest berupa pengaduan dan identifikasi kasus, pendampingan lanjutan serta reintegrasi sosial anak. Sedangkan dari sisi fungsi laten pada pendampingan berupa membangun kepercayaan dengan anak dan melindungi hak- hak anak. Hambatan dalam pendampingan ini juga dilihat dari dua sisi yaitu manifest dan laten. Untuk disfungsi manifest berupa kurangnya tenaga kerja profesional dalam pendampingan serta lemahnya koordinasi antar stakholder terkait. Sedangkan disfungsi laten pada pendampingan ini dilihat dari sisi fungsi keluarga yang tidak berjalan dengan semestinya serta kepercayaan antara anak dengan pendamping.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dra. Fachrina, M.Si.
Uncontrolled Keywords: Fungsi, Kekerasan Seksual, Pendampingan
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Sosiologi
Depositing User: S1 Sosiologi Sosiologi
Date Deposited: 28 Jan 2026 08:31
Last Modified: 28 Jan 2026 08:31
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519210

Actions (login required)

View Item View Item