Desain Struktur Bangunan Perhotelan Beton Bertulang 10 Lantai Di Daerah Gempa Kuat

Setiawan, Yudha (2026) Desain Struktur Bangunan Perhotelan Beton Bertulang 10 Lantai Di Daerah Gempa Kuat. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (404kB)
[img] Text (BAB I)
02. Bab I.pdf - Published Version

Download (261kB)
[img] Text (BAB V)
03. Bab V.pdf - Published Version

Download (257kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (147kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy

Abstract

Seiring berkembangnya zaman jumlah penduduk akan terus meningkat terutama di Indonesia, sehingga untuk menjalankan kehidupan akan membutuhkan lahan yang banyak. Dengan lahan yang terus berkurang maka pembangunan sarana dan prasarana menjadi semakin berkurang. Untuk mengatasi permasalahan lahan ini dapat dilakukan dengan membangun gedung bertingkat, sehingga penggunaan lahan menjadi berkurang. Indonesia merupakan negara yang berada di jalur pertemuan tiga lempeng tektonik sehingga Indonesia sering terjadi gempa. Sumatera barat merupakan salah satu daerah di Indonesia yang sering terjadi gempa. Pada daerah ini akan direncanakan pembuatan bangunan gedung bertingkat beton bertulang dengan fungsi hotel setinggi 10 lantai yang menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dan Sistem Dinding Struktural (SDSK). Bangunan ini dirancang dengan sistem tahan gempa agar agar struktur bangunan tidak runtuh ketika terjadi gempa. Perencanaan bangunan ini mengacu pada aturan yang berlaku, seperti pemodelan dimodelkan sesuai SNI 2847:2019 tentang Persyaratan Beton Struktural. Beban dianalisis dan diperhitungkan berdasarkan SNI 1727:2020 tentang Pembebanan Minimum Bangunan Gedung dan SNI 1726:2019 tentang Perencanaan Bangunan Tahan Gempa. Beban tersebut antara lain beban mati, beban mati tambahan, beban hidup, dan beban gempa. Untuk melakukan pemodelan bangunan dan analisis struktur direncanakan menggunakan Software ETABS 22.7. Analisis struktur bertujuan untuk memeriksa karakteristik yang harus dimiliki bangunan tahan gempa, seperti pengecekan ragam bentuk modal, periode natural dan partisipasi massa struktur, persyaratan pada bangunan dengan sistem ganda, perbandingan antara gaya gempa statik dan gaya gempa dinamik yang bekerja, pengaruh efek P-Delta, pemeriksaan ketidakberaturan vertikal dan horizontal, serta simpangan antar tingkat bangunan. Bangunan ini dirancang tidak memiliki ketidakberaturan sehingga tidak menimbulkan dampak yang berlebihan. Setelah itu, gaya dalam yang diperoleh dari analisis ETABS akan digunakan untuk merencanakan tulangan elemen struktur atas dan struktur bawah. Elemen struktur atas yang terdiri dari balok, kolom, pelat lantai, dinding geser, dan dak beton. Sedangkan elemen struktur bawah yaitu fondasi tiang pancang dan pile cap. Hasil perencanaan elemen struktur atas dan struktur bawah tersebut sudah memenuhi persyaratan pengecekan joint balok kolom, pemeriksaan kolom kuat balok lemah, dan pengecekan kekuatan geser penampang lebih besar dari kekuatan lenturnya sehingga keruntuhan daktail dapat terpenuhi. Berdasarkan desain struktur, didapatkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pekerjaan struktur atas dan bawah. Hasilnya menunjukkan bahwa harga total untuk bangunan perhotelan 10 lantai dengan luas 1020 meter2 adalah Rp 58.085.977.883,00 dengan biaya pekerjaan untuk setiap meter luasnya sebesar Rp 4.491.827,00 per meter2

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Ruddy Kurniawan, S.T., M.T
Uncontrolled Keywords: SNI; Struktur Beton Bertulang; Bangunan Tahan Gempa; Keruntuhan Daktail
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil
Depositing User: S1 Teknik Sipil
Date Deposited: 28 Jan 2026 09:45
Last Modified: 28 Jan 2026 09:45
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/519209

Actions (login required)

View Item View Item