KAJIAN KANDUNGAN UNSUR HARA MAKRO (Ca, Mg, S) PADA RHIZOSFER TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata L.) SETELAH PENGAPLIKASIAN KOMPOS KOTORAN AYAM DI ULTISOL

Lutfi, Muhammad Asyraf (2026) KAJIAN KANDUNGAN UNSUR HARA MAKRO (Ca, Mg, S) PADA RHIZOSFER TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata L.) SETELAH PENGAPLIKASIAN KOMPOS KOTORAN AYAM DI ULTISOL. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Text (Cover dan Abstrak).pdf - Published Version

Download (967kB)
[img] Text (BAB I)
Text (BAB I).pdf - Published Version

Download (673kB)
[img] Text (BAB V)
Text (BAB V).pdf - Published Version

Download (253kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Text (Daftar Pustaka).pdf - Published Version

Download (880kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Text (Skripsi Full Text).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Ultisol merupakan tanah dengan tingkat kesuburan rendah yang ditandai oleh reaksi tanah masam, kandungan bahan organik rendah, serta rendahnya ketersediaan unsur hara seperti kalsium (Ca), magnesium (Mg), dan sulfur (S). Rhizosfer berperan sebagai faktor yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman dalam penyerapan unsur hara. Upaya perbaikan kesuburan Ultisol dapat dilakukan melalui penambahan pupuk organik berupa kompos kotoran ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh aplikasi kompos kotoran ayam terhadap kandungan unsur hara makro Ca, Mg, dan S pada rhizosfer tanaman jagung manis (Zea mays saccharata L.), serta pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis di Ultisol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dosis kompos kotoran ayam, yaitu 0, 9, 18, dan 27 ton/ha dengan tiga kelompok. Parameter yang dianalisis adalah pH, C-Organik, N-Total, KTK, Ca-dd, Mg-dd, S-tersedia. Hasil penelitian menunjukkan pemberian 27 ton/ha kompos kotoran ayam merupakan perlakuan terbaik dalam meningkatkan sifat kimia tanah di daerah rhizosfer. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu pH 5,66 unit, C-Organik 1,12%, N-Total 0,41%, KTK 26,91 me/100g, Ca-dd dan Mg-dd 2,04 me/100g dan 1,13 me/100g, serta S-Tersedia 18,98 ppm. Pertumbuhan tanaman jagung manis yang optimal terdapat pada perlakuan 18 ton/ha dengan tinggi tanaman 148,37 cm dan produksi tanaman jagung manis 26,17 ton/ha. Pemberian 18 ton/ha kompos kotoran ayam ideal untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil jagung manis yang optimal pada Ultisol kelurahan kuranji.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Mimien Harianti, SP. MP; Dr.Ir. Agustian
Uncontrolled Keywords: Jagung Manis; Kompos Kotoran Ayam; Rhizosfer; Ultisol
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Ilmu Tanah
Depositing User: S1 Ilmu Tanah
Date Deposited: 28 Jan 2026 02:40
Last Modified: 28 Jan 2026 02:40
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518955

Actions (login required)

View Item View Item