Dinamika Kelompok Wanita Tani Tunas Baru pada Usahatani Bawang Merah di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman

Ferayani, Wella (2025) Dinamika Kelompok Wanita Tani Tunas Baru pada Usahatani Bawang Merah di Kecamatan Padang Gelugur Kabupaten Pasaman. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (243kB)
[img] Text (02. BAB 1)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (170kB)
[img] Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (125kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (193kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Pembangunan pertanian berperan penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang keberhasilannya tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh dinamika sosial petani dalam kelompok. Kelompok Wanita Tani (KWT) Tunas Baru di Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman, merupakan kelompok yang mengembangkan usahatani bawang merah secara swadaya, namun mengalami penurunan partisipasi dan koordinasi antaranggota. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan usahatani bawang merah serta menganalisis tingkat dinamika kelompok pada KWT Tunas Baru. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan seluruh anggota kelompok (21 orang) sebagai responden. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan dianalisis menggunakan skala Likert tiga poin terhadap sembilan unsur dinamika kelompok berdasarkan teori Cartwright, D., Zander, A (1968). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan usahatani telah dilaksanakan melalui empat fungsi manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, meskipun koordinasi dan pembinaan belum optimal. Tingkat dinamika kelompok secara keseluruhan termasuk kategori dinamis dengan skor 1.598. Enam unsur dinamis, yaitu tujuan kelompok, struktur, kekompakan, suasana, efektivitas, dan maksud tersembunyi; sedangkan tiga unsur lainnya, yakni fungsi tugas, pembinaan, dan tekanan kelompok, tergolong kurang dinamis. Dinamika kelompok yang baik menciptakan kerja sama dan semangat gotong royong, sedangkan unsur yang lemah memerlukan pembinaan dan sistem penghargaan yang lebih konsisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa KWT Tunas Baru memiliki potensi berkembang menjadi kelompok mandiri dan produktif melalui penguatan komunikasi, pendampingan penyuluh, serta peningkatan pembinaan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Ir. Ira Wahyuni Syarfi, MS; Ir. Dwi Evaliza, M.Si
Uncontrolled Keywords: Dinamika Kelompok; Kelompok Wanita Tani; Usahatani Bawang Merah;
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Penyuluh Pertanian
Depositing User: S1 Penyuluhan Pertanian
Date Deposited: 28 Jan 2026 02:13
Last Modified: 28 Jan 2026 02:13
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518886

Actions (login required)

View Item View Item