Suaidi, Muhammad Ihsan (2026) Potensi Bakteri Endofit Untuk Mengendalikan Penyakit Hawar Bibit (Burkholderia glumae) dan Meningkatkan Pertumbuhan Padi. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (259kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (203kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (174kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (227kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penyakit hawar bibit padi yang disebabkan oleh bakteri Burkholderia glumae dapat menyebabkan kehilangan hasil yang berkisar antara 15,4-75%. Kehilangan hasil yang terjadi dapat dikurangi dengan alternatif pengendalian menggunakan agensia hayati dari kelompok bakteri yang berasosiasi dengan jaringan tanaman, yaitu bakteri endofit. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan bakteri endofit yang terbaik untuk menekan perkembangan B. glumae penyebab penyakit hawar bibit secara in vitro dan in planta, serta meningkatkan pertumbuhan bibit padi. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan metode plug agar yang terdiri dari 6 perlakuan bakteri endofit dan kontrol dengan masing-masing 4 ulangan pada setiap perlakuan untuk mengetahui kemampuan antibiosis bakteri endofit. Penelitian secara in planta terdiri dari 6 perlakuan bakteri endofit, kontrol positif (tanpa perlakuan bakteri endofit dan tanpa diinokulasi B. glumae) dan kontrol negatif (tanpa perlakuan bakteri endofit dan diinokulasi B. glumae). Pengujian dilakukan untuk mengetahui bakteri endofit yang mampu menekan tingkat insidensi dan keparahan penyakit, meningkatkan pertumbuhan bibit padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 6 perlakuan bakteri endofit mampu menekan B. glumae secara in vitro dan in planta, serta meningkatkan pertumbuhan bibit padi. Bakteri Stenotrophomonas maltophilia LMB35 memiliki potensi terbaik untuk menekan B. glumae terbaik secara in vitro dengan membentuk zona hambat sebesar 10,62 mm. Bakteri endofit yang mampu menekan keparahan penyakit hawar bibit padi adalah Ochrobactrum intermedium LMB1 dengan persentase penekanan 10,41% dan efektivitas 58,49%. Sementara bakteri endofit Alcaligenes faecalis AJ14 memiliki kemampuan terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan tinggi bibit, panjang akar, berat kering dan berat basah bibit padi.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Haliatur Rahma, S.Si, MP ; Dr. Yulmira Yanti, S.Si, MP |
| Uncontrolled Keywords: | Antibiosis; Bakteri endofit; Biokontrol; Burkholderia glumae; Padi |
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Proteksi Tanaman |
| Depositing User: | S1 Proteksi Tanaman |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 02:32 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 02:32 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518805 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]