Studi Awal Tingkat Panduan Diagnostik Indonesia Pada Pemeriksaan Radiografi Umum Toraks Pediatri Menggunakan Database Sistem Informasi Data Dosis Pasien (Si-INTAN)

Yuni, Azia Putri (2026) Studi Awal Tingkat Panduan Diagnostik Indonesia Pada Pemeriksaan Radiografi Umum Toraks Pediatri Menggunakan Database Sistem Informasi Data Dosis Pasien (Si-INTAN). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (363kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Updated Version

Download (471kB)
[img] Text (BAB 5 Penutup)
BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version

Download (32kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (239kB)
[img] Text (Skripsi Full text)
Skripsi_Yuni Azia Putri_2110442003_e skripsi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian tentang studi awal Tingkat Panduan Diagnostik Indonesia (TPDI) pada pemeriksaan radiografi umum toraks pediatri telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan TPDI pada pemeriksaan radiografi umum toraks pediatri menggunakan database Sistem Informasi Data Dosis Pasien (Si-INTAN) dan menganalisis korelasi ESAK terhadap usia, massa tubuh, dan faktor eksposi. Metode yang digunakan yaitu analisis persentil ke-75 (Q3) dari sebaran nilai ESAK dan menggunakan uji korelasi Pearson untuk melihat korelasi nilai ESAK terhadap usia, massa tubuh, dan faktor eksposi. Penelitian menggunakan 8.405 data pasien dari 92 rumah sakit yang ada di Indonesia periode 2022 – 2025, dengan tiga jenis proyeksi yaitu Anterior Posterior (AP), Posterior Anterior (PA), dan Lateral (LAT). Perhitungan TPD dikategorikan berdasarkan empat kelompok usia yaitu <1 bulan, 1 bulan – <4 tahun, (4 ‒ <10) tahun, dan (10 – <15) tahun. Hasil penelitian menunjukkan TPDI pada empat kelompok usia proyeksi AP yaitu (0,103 ± 0,015; 0,130 ± 0,026; 0,139 ± 0,037; 0,182 ± 0,021) mGy, untuk proyeksi PA dan LAT pada kelompok usia <1 bulan tidak dapat ditentukan karena jumlah data <20, diperoleh TPDI pada tiga kelompok usia setelahnya berturut-turut yaitu (0,114 ± 0,006; 0,123 ± 0,013; 0,178 ± 0,013) mGy dan (0,112 ± 0,014; 0,205 ± 0,017; 0,253 ± 0,014) mGy. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai ESAK memiliki korelasi sangat kuat terhadap usia pasien pada semua proyeksi, sedangkan terhadap massa tubuh dan tegangan berkorelasi sangat lemah, kecuali pada proyeksi LAT didapatkan korelasi yang kuat, kemudian terhadap arus waktu memiliki korelasi yang kuat, kecuali pada proyeksi AP didapatkan korelasi yang cukup.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dian Milvita, M.Si; Ida Bagus Gede Putra Pratama, M.Sc
Uncontrolled Keywords: Radiografi Umum; Toraks; Entrance Surface Air Kerma (ESAK); Tingkat Panduan Diagnostik (TPD); Tingkat Panduan Diagnostik Indonesia (TPDI)
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Fisika
Depositing User: S1 Fisika Fisika
Date Deposited: 28 Jan 2026 02:18
Last Modified: 28 Jan 2026 02:18
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518725

Actions (login required)

View Item View Item