Hubungan Tingkat Stres, Asupan Nutrisi, dan Status Gizi dengan Gangguan Siklus Menstruasi pada Remaja Perempuan

Wibawa, Cut Nabilla Naifa Syahira (2026) Hubungan Tingkat Stres, Asupan Nutrisi, dan Status Gizi dengan Gangguan Siklus Menstruasi pada Remaja Perempuan. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (205kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (245kB)
[img] Text (BAB VII KESIMPULAN)
BAB VII KESIMPULAN.pdf - Published Version

Download (172kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (211kB)
[img] Text (FULL TEXT TESIS)
FULL TESIS.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Remaja merupakan masa transisi yang ditandai dengan perubahan biologis, psikologis, dan sosial, termasuk dimulainya menstruasi sebagai tanda kematangan reproduksi. Gangguan siklus menstruasi sering dialami remaja dan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tingkat stres, asupan nutrisi, serta status gizi. Ketidakseimbangan hormon akibat stres maupun gizi yang tidak adekuat dapat mengganggu keteraturan siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat stres, asupan nutrisi, dan status gizi dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja perempuan di SMK N 6 Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan analitik observasional dengan menggunakan desain pendekatan cross-sectional di lakukan pada remaja perempuan SMKN 6 Padang dari Juni-Oktober 2025 terhadap 278 siswa menggunakan teknik proporsionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, wawancara dan pengukuran antropometri, dan dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan karateristik responden sebagian besar berusia 16 tahun (53,2%) dan usia menarche dominasi pada usia 12 tahun (43,2%). Analisis univariat sebagian besar responden penelitian memiliki tingkat stres ringan, asupan nutrisi kurang, dan status gizi gemuk. Analisis bivariat adanya hubungan yang bermakna antara tingkat stres (p-value 0,000 ; p<0,005) dan status gizi (p-value 0,007 ; p<0,005) dengan gangguan siklus menstruasi dan tidak ada hubungan yang bermakna asupan nutrisi (p-value 0,179 ; p>0,005) dengan gangguan siklus menstruasi. Kesimpulan penelitian adalah tingkat stres dan status gizi merupakan faktor paling berhubungan dengan terjadinya gangguan siklus menstruasi pada remaja perempuan di SMK N 6 Padang dibandingkan asupan nutrisi pada remaja

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Dr. dr. Yaslinda Yaunin, Sp.KJ; dr. Fika Tri Anggraini, M.Sc, Ph.D
Uncontrolled Keywords: Stres; Asupan Nutrisi; Status Gizi; Gangguan Menstruasi; Remaja
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Kedokteran > S2 Kebidanan
Depositing User: S2 Kebidanan kebidanan
Date Deposited: 27 Jan 2026 08:12
Last Modified: 27 Jan 2026 08:12
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518698

Actions (login required)

View Item View Item