Gusleti, Zidana (2026) Hubungan Aktivitas Fisik dan Beban Kerja dengan Risiko Penyakit Jantung Koroner pada Guru SMP Negeri di Batusangkar. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK pdf.pdf - Published Version Download (150kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version Download (144kB) |
|
|
Text (BAB Akhir)
BAB AKHIR.pdf - Published Version Download (568kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (646kB) |
|
|
Text (Skripsi full text)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (17MB) |
Abstract
Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan salah satu masalah kesehatan kardiovaskular yang berkaitan dengan berbagai faktor risiko, termasuk aktivitas fisik dan beban kerja. Profesi guru memiliki karakteristik beban kerja fisik dan mental serta tingkat aktivitas fisik yang berkontribusi dalam meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik dan beban kerja dengan risiko penyakit jantung koroner pada responden. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada guru yang bekerja di tiga SMP Negeri dengan sampel 85, dan teknik pengambilan sampel convinience sampling. Penelitian ini menggunakan tiga instrument, yaitu International Physical Activity Questionnaire–Short Form (IPAQ-SF), NASA Task Load Index (NASA-TLX), dan Jakarta Cardiovascular Score (JAKVAS). Hasil studi menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori risiko PJK rendah (61,2%), tingkat aktivitas fisik didominasi kategori sedang (55,3%), dan beban kerja guru sebagian besar berada pada kategori tinggi (76,5%). Hasil uji statistik dengan menggunakan uji somers’d menunjukkan nilai p = 0,832 (p > 0,05) pada hubungan antara aktivitas fisik dengan risiko PJK dan nilai p = 0,868 (p > 0,05) pada hubungan antara beban kerja dengan risiko PJK. Temuan ini menunjukkan bahwa hubungan antara aktivitas fisik dan beban kerja dengan risiko PJK pada guru belum menunjukkan signifikansi secara statistik. Namun, secara teoritis, aktivitas fisik dan beban kerja tetap dikaitkan terhadap kesehatan kardiovaskular
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Emil Huriani, S. Kp., M.N; Ns. Rahmi Muthia, M. Kep |
| Uncontrolled Keywords: | aktivitas fisik; beban kerja; risiko penyakit jantung koroner; guru |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan |
| Depositing User: | S1 Keperawatan Keperawatan |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 08:54 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 08:54 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518658 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric