Arta, Dimas (2026) Akuntabilitas Kinerja Biro SDM Dalam Pembinaan Personel di Polda Sumbar. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (180kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (608kB) |
|
|
Text (BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version Download (39kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (256kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fultext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (10MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara capaian formal Biro SDM Polda Sumbar yang meraih berbagai penghargaan dengan realitas di lapangan yang menunjukkan meningkatnya pengaduan masyarakat terhadap oknum personel, kasus pelanggaran etik, dan rendahnya tingkat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Meskipun Polda Sumbar menerapkan Program PRESISI yang menekankan transparansi dan akuntabilitas, praktik pembinaan personel masih menghadapi persoalan keterbukaan informasi yang selektif, penilaian kinerja yang kurang objektif, dan lemahnya pengawasan substantif. Rumusan masalah penelitian ini adalah: “Bagaimana akuntabilitas dari proses dan pelaporan pelaksanaan pembinaan karier Oleh Biro SDM Polda Sumbar dalam SOP dan aturan yang berlaku?”. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis akuntabilitas kinerja Biro SDM dalam pembinaan personel di Polda Sumbar. Teori yang digunakan sebagai pisau analisis adalah Teori Performance-Based Accountability dari Sigurdur Helgason. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Teknik pengumpulan data mencakup observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling, lalu analisis data dilakukan dengan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian, Biro SDM Polda Sumatera Barat telah memenuhi dua elemen inti akuntabilitas menurut Teori Sigurdur Helgason, yaitu answerability dan responsibility. Pembinaan personel di Biro SDM Polda Sumbar telah berjalan secara prosedural, namun akuntabilitas substantif belum optimal. Keterbatasan transparansi, lemahnya penegakan konsekuensi, dan kesenjangan antara aturan dan praktik menunjukkan perlunya penguatan responsibility dan evaluasi kinerja berbasis hasil agar akuntabilitas publik dapat terwujud secara efektif.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Muhammad Ichsan Kabullah, S.IP., M.PA. ; Ilham Aldelano Azre, S.IP., M.A. |
| Uncontrolled Keywords: | Akuntabilitas Kinerja; Pembinaan Personel; Biro SDM; Polda Sumatera Barat |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Administrasi Publik |
| Depositing User: | S1 Administrasi Publik |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 08:15 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 08:15 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518518 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]