Analisis Kekalahan Petahana Di Pilkada Kabupaten Pesisir Selatan Pada Tahun 2024

Hendriani, Dilla (2025) Analisis Kekalahan Petahana Di Pilkada Kabupaten Pesisir Selatan Pada Tahun 2024. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (326kB)
[img] Text (BAB I (PENDAHULUAN))
BAB I (PENDAHULUAN).pdf - Published Version

Download (563kB)
[img] Text (BAB VI (PENUTUP))
BAB VI (PENUTUP).pdf - Published Version

Download (266kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (268kB)
[img] Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI FULL TEXT..pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Pada Pilkada tahun 2024 di Provinsi Sumatera Barat banyak petahana yang mengalami kekalahan salah satunya terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab kekalahan petahana Rusma Yul Anwar. Teori yang digunakan untuk menganalisis kasus dalam penelitian ini adalah teori retrospektif voter menurut Morris P. Fiorina. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kelemahan petahana dalam kinerja perekonomian daerah, yang cenderung kurang mengalami peningkatan karena adanya pandemi dan keterbatasan anggaran. Berbeda dengan Hendrajoni yang berhasil menjaga stabilitas ekonomi melalui jaringan politik dan akses dana ke pusat. Pada aspek pelayanan publik, petahana lebih menekankan pada kualitas pendidikan dan kesehatan, namun efektivitasnya dinilai masih kurang dibandingkan pelayanan pada masa Hendrajoni yang lebih responsif. Dalam pembangunan infrastruktur menjadi perbedaan yang sangat signifikan, dimana petahana dianggap kurang progresif, sementara Hendrajoni dikenal sebagai bapak pembangunan infrastruktur. Pada penanganan masalah sosial dan keamanan, kondisi relatif aman tetapi terdapat ketertiban pada masa petahana kurang tegas. Dari sisi kepemimpinan, masyarakat melihat bahwa gaya Hendrajoni lebih tegas dan disiplin, dibandingkan dengan petahana yang dinilai lebih menekankan pada prinsip kolaborasi, keterbukaan, dan komunikasi.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Sadri, S.IP., M.Soc.Sc ; Dewi Anggraini, S.IP., M.Si
Uncontrolled Keywords: Pemilihan Kepala Daerah; Retrospektif Voter; Kinerja Petahana
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Politik
Depositing User: S1 Ilmu Politik
Date Deposited: 27 Jan 2026 01:31
Last Modified: 27 Jan 2026 01:31
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518506

Actions (login required)

View Item View Item