Morfosintaksis Bahasa Banjar di Desa Pematang Lumut, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi

Rahmah, Laylatul Lili (2025) Morfosintaksis Bahasa Banjar di Desa Pematang Lumut, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (105kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (166kB)
[img] Text (BAB 5 Penutup)
Bab 5 Penutup.pdf - Published Version

Download (145kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (256kB)
[img] Text (TESIS full text)
TESIS fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Dalam penelitian ini dibahas proses morfosintaksis pada kata-kata berafiks dalam bahasa Banjar di Desa Pematang Lumut, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Permasalahan yang diangkat meliputi: (1) Apa saja bentuk afiks dalam bahasa Banjar di Desa Pematang Lumut? (2) Bagaimana proses morfosintaksis bahasa Banjar di Desa Pematang Lumut dari segi fungsi, kategori, dan peran? Penelitian morfosintaksis ini termasuk kajian struktural yang menitikberatkan pada bentuk dan struktur bahasa dengan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Data penelitian didapat dari informan yang merupakan penutur asli bahasa Banjar di Desa Pematang Lumut, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Adapun dalam tahap penyediaan data, digunakan metode simak yang diwujudkan dengan teknik dasar sadap, lalu teknik lanjutan berupa teknik Simak Libat Cakap (SLC) dan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC). Selain itu, digunakan pula metode cakap yang diwujudkan dengan teknik pancing sebagai teknik dasar dan teknik cakap semuka sebagai teknik lanjutan. Teknik-teknik tersebut disertai dengan perekaman dan pencatatan. Selanjutnya, dalam tahap analisis data, digunakan metode padan dan metode agih. Metode padan yang digunakan pada penelitian ini adalah padan translasional dan padan referensial yang penerapannya dengan menggunakan teknik pilah unsur penentu (PUP). Sementara itu, metode agih diwujudkan dengan teknik dasar berupa bagi unsur langsung (BUL) dan teknik lanjutannya berupa teknik ganti dan teknik perluasan. Selanjutnya, penyajian analisis data dilakukan dengan metode formal dan informal. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, hasil penelitian ini dapat dirinci sebagai berikut. (1) Diperoleh empat bentuk afiks dalam bahasa Banjar di Desa Pematang Lumut. Bentuk-bentuk tersebut meliputi tujuh prefiks, tiga sufiks, sepuluh konfiks, dan sepuluh kombinasi afiks. Temuan ini menunjukkan bahwa proses morfologis dalam bahasa Banjar di wilayah tersebut cukup produktif dan beragam. (2) Dari segi morfosintaksis, struktur kalimat bahasa Banjar di Desa Pematang Lumut menujukkan susunan klausa berlapis yang terdiri atas nucleus, core, dan periphery. Kategori gramatikal yang dominan meliputi verba (V), nomina (N), dan adjektiva (A). Sementara itu, analisis peran semantis menunjukkan bahwa peserta kalimat yang berhubungan langsung dengan predikat memperlihatkan pola umum, yaitu subjek berperan sebagai actor (pelaku tindakan) dan objek sebagai undergoer (penerima tindakan).

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Prof. Dr. Nadra, M.S.; Dr. Lindawati, M.Hum.
Uncontrolled Keywords: afiksasi; bahasa Banjar; derivasi; infleksi; morfosintaksis
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > S2 Linguistik
Depositing User: S2 Linguistik Linguistik
Date Deposited: 28 Jan 2026 07:21
Last Modified: 28 Jan 2026 07:21
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518474

Actions (login required)

View Item View Item