Pengaruh Lama Pencahayaan dan Level Protein Terhadap Intake Protein, Bobot Badan dan Gambaran Bobot Badan Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) Umur 16-26 Minggu

Sandra, Habib Maulana (2026) Pengaruh Lama Pencahayaan dan Level Protein Terhadap Intake Protein, Bobot Badan dan Gambaran Bobot Badan Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) Umur 16-26 Minggu. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Text (Cover dan Abstrack).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (245kB) | Request a copy
[img] Text (Bab I Pendahuluan)
Text (Bab I).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (230kB) | Request a copy
[img] Text (Bab Akhir)
Text (Bab akhir dan Kesimpulan).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (161kB) | Request a copy
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Updated Version
Restricted to Repository staff only

Download (240kB) | Request a copy
[img] Text (Skripsi Full)
Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pencahayaan dan tingkat pemberian protein ransum terhadap intake protein, bobot badan, dan perkembangan bobot badan pada puyuh (Coturnix coturnix japonica). Penelitian ini menggunakan 270 ekor puyuh (Coturnix coturnix japonica) berumur 16-26 minggu. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pola Rancangan Petak Terbagi (RPT) dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan 3 x 3 dan 3 ulangan. Petak utama yaitu lama pencahayaan terdiri dari C1 (16 jam), C2 (18 jam), dan C3 (20 jam). Anak petak yaitu tingkat pemberian protein terdiri dari P1 (16%), P2 (18%) dan P3 (20%). Parameter yang diamati adalah intake protein, bobot badan dan perkembangan bobot badan. Data dianalisis menggunakan Analysis of Varians (ANOVA). Perlakuan yang berpengaruh dilakukan pengujian lanjut dengan uji DMRT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi lama pencahayaan dan tingkat pemberian protein tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap intake protein, dan bobot badan puyuh. Pada faktor lama pencahayaan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap intake protein dan bobot badan puyuh. Pada faktor level protein berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap intake protein dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap bobot badan puyuh. Gambaran bobot badan puyuh umur 16-26 minggu pada faktor lama cahaya dan level protein menunjukkan fluktuasi setiap minggu, pada level protein yang rendah cenderung terjadi kenaikan bobot dan pada level protein tinggi cemderung terjadi penurunan bobot badan puyuh badan kemudian stabil pada umur 20 minggu. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan cahaya 16 jam dengan tingkat pemberian protein ransum 16% mendapatkan gambaran bobot badan yang lebih baik.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Ir. Yan Heryandi, MP; Prof. Dr. Ir. Sabrina, MP
Uncontrolled Keywords: Coturnix coturnix japonica; Lama pencahayaan; Level protein; Intake protein; Bobot Badan
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Fakultas Peternakan > S1 Peternakan
Depositing User: S1 Peternakan Peternakan
Date Deposited: 26 Jan 2026 09:23
Last Modified: 26 Jan 2026 09:23
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518399

Actions (login required)

View Item View Item