IDENTIFIKASI JENIS KELAMIN PADA AWAL KEHAMILAN DENGAN CELL FREE FETAL

Budi, Junio Hermawan (2024) IDENTIFIKASI JENIS KELAMIN PADA AWAL KEHAMILAN DENGAN CELL FREE FETAL. Spesialis thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (407kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (871kB)
[img] Text (BAB AKHIR)
BAB AKHIR.pdf - Published Version

Download (191kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (FULL TEKS TESIS)
FULL TEKS.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (18MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK IDENTIFIKASI JENIS KELAMIN PADA AWAL KEHAMILAN DENGAN CELL FREE FETAL Budi Junio Hermawan 1 , Bobby Indra Utama 2 , Andani Eka Putra 3 1. Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/ RSUP Dr. M.Djamil, Padang 2. Subbagian Uroginekologi, Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/ RSUP Dr. M.Djamil, Padang 3. Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Pendahuluan: Pengambilan sampel vili korionik dan amniosentesis dapat digunakan untuk membantu mengidentifikasi jenis kelamain janin pada usia kehamilan sekitar 11 minggu. Namun risiko keguguran pada prosedur ini adalah sekitar 1 hingga 3%. Dengan ditemukannya fragmen DNA janin bebas sel (cffDNA) dalam plasma dan serum ibu hamil yang mengandung janin laki-laki, diagnosis yang andal dan akurat dengan menggunakan prosedur non-invasif menjadi salah satu pilihan untuk menentukan jenis kelamin janin Tujuan:tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui tingkat keberhasilan identifikasi Jenis Kelamin pada Awal Kehamilan dengan Cell Free Fetal Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik observasional untuk mengidentifikasi jenis kelamin janin pada awal kehamilan dapat dilakukan dengan pemeriksaan Cell Free Fethal dalam darah ibu. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 74 sampel yang diambil menggunakan teknik secara quota sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji sensitifitas dan spesifisitas, serta crossectional untuk mengetahui hubungan antara pemeriksaan PCR dengan jenis kelamin saat lahir. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tes PCR memiliki sensitivitas yang rendah (14,29%), yang berarti tes ini kurang efektif dalam mendeteksi jenis kelamin laki-laki dengan benar, menghasilkan banyak false negative. Namun, tes ini memiliki spesifisitas yang tinggi (98,11%), menunjukkan kemampuannya yang sangat baik dalam mendeteksi jenis kelamin perempuan dengan sangat sedikit false positive. Selain itu, uji statistik Pearson Chi-Square menghasilkan nilai p = 0,033 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan secara statistik antara hasil tes PCR dan jenis kelamin saat lahir. Kesimpulan: Secara statistik, tes ini lebih baik dalam mengidentifikasi perempuan dibanding laki-laki, dengan tingkat kesalahan yang lebih kecil pada perempuan

Item Type: Thesis (Spesialis)
Supervisors: Dr. dr. Bobby Indra Utama, Sp.OG, Subsp. Urogin Re ; Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc
Uncontrolled Keywords: Kehamilan, Cell Free Fetal, Jenis Kelamin, Awal Kehamilan
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Kedokteran > Sp-1 Obstetrik dan Ginekologi
Depositing User: Sp-1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 28 Jan 2026 04:22
Last Modified: 28 Jan 2026 04:22
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/518212

Actions (login required)

View Item View Item