kamila, Hanifa Tasya (2025) Tingkat Kesesuaian Hasil Diagnostik antara Real-Time PCR dengan Nested PCR dalam Mendeteksi Virus Hepatitis B. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01.Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (300kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (265kB) |
|
|
Text (BAB VII)
03. BAB VII.pdf - Published Version Download (203kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (239kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Infeksi virus Hepatitis B (VHB) merupakan masalah kesehatan yang penting di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Dibutuhkan metode diagnostik yang cepat, spesifik, dan sensitif untuk mendeteksi infeksi VHB secara dini. Real-Time PCR dan Nested PCR merupakan teknik molekuler yang handal untuk mendeteksi VHB dengan akurasi tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesesuaian kedua metode dalam mendeteksi virus Hepatitis B. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium PDRPI, Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas, pada Januari-Desember 2025. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menganalisis sebanyak 35 sampel darah pasien, yang meliputi sampel positif dan negatif HBsAg. Seluruh sampel terlebih dahulu melalui prosedur ekstraksi DNA, kemudian dianalisis menggunakan Real-Time PCR dan Nested PCR, serta dilakukan elektroforesis untuk visualisasi produk amplifikasi. Kesesuaian hasil diagnostik antara kedua metode dievaluasi menggunakan uji Cohen’s kappa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 35 sampel, Real-Time PCR mengidentifikasi 30 sampel positif dan 5 negatif, sementara Nested PCR mendeteksi 31 sampel positif dan 4 negatif. Nested PCR mampu mendeteksi beberapa sampel positif yang tidak teridentifikasi oleh Real-Time PCR. Uji Cohen’s kappa menunjukkan koefisien 0,873 dengan standar error 0,124 dan p-value 0,000, menandakan kesesuaian yang baik dan signifikan secara statistik antara kedua metode. Simpulan dari penelitian adalah kedua metode memiliki kesesuaian yang sangat baik dan sama-sama efektif dalam mendeteksi DNA virus Hepatitis B, sehingga dapat digunakan secara komplementer dalam diagnostik molekuler.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Endrinaldi, MS; Dr. dr. Netti Suharti, M.Kes |
| Uncontrolled Keywords: | Virus Hepatitis B; Real-Time PCR; Nested PCR; elektroforesis; uji cohen’s kappa. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Ilmu Biomedis |
| Depositing User: | S1 Ilmu Biomedis |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 07:14 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 07:14 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517708 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]