Optimasi Pengeringan Kulit Kayu Manis (Cinnamomum Burmannii) Berbasis Kolektor Surya Dengan Pengendalian Suhu Menggunakan Arduino

Syarif, Nurhafizah Amila (2026) Optimasi Pengeringan Kulit Kayu Manis (Cinnamomum Burmannii) Berbasis Kolektor Surya Dengan Pengendalian Suhu Menggunakan Arduino. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (211kB)
[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstract.pdf - Published Version

Download (196kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB I.pdf - Published Version

Download (225kB)
[img] Text (Bab 5 Penutup)
BAB akhir.pdf - Published Version

Download (176kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Tugas Akhir fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kulit kayu manis (Cinnamomum burmannii) merupakan komoditas pertanian bernilai tinggi yang banyak dimanfaatkan dalam industri pangan, farmasi, dan kosmetik karena kandungan minyak atsiri serta senyawa bioaktifnya. Proses pascapanen, khususnya tahap pengeringan, sangat menentukan mutu akhir produk. Metode pengeringan tradisional seperti penjemuran matahari memang ekonomis, tetapi memiliki keterbatasan berupa ketergantungan pada cuaca, waktu pengeringan yang lama, serta risiko kontaminasi. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan proses pengeringan kulit kayu manis melalui perancangan sistem pengering berbasis kolektor surya dengan pengendalian suhu loop tertutup menggunakan Arduino. Sistem dirancang untuk menjaga suhu pengeringan dalam kisaran 50–60°C. Sensor DHT22 digunakan untuk membaca suhu, sedangkan kipas dan pemanas dikendalikan secara otomatis oleh Arduino agar temperatur ruang pengering tetap stabil. Pengujian dilakukan pada kondisi ruang kosong yang di isi dengan bahan kulit kayu manis, dengan pencatatan suhu, kadar air, penurunan massa, serta laju pengeringan setiap 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang pengering dengan sistem kontrol temperatur (RPDA) mampu menjaga suhu lebih stabil (51–61°C) dibanding ruang pengering tanpa kontrol (RPTA) yang hanya mencapai 45–51°C. Laju pengeringan rata-rata tertinggi diperoleh pada RPDA sebesar 0,3199 g/menit, sedangkan pada RPTA hanya 0,15 g/menit. Penurunan massa lebih cepat terjadi pada RPDA dengan rata-rata 513 g pada hari ketiga dibandingkan RPTA sebesar 317 g. Penurunan kadar air juga lebih signifikan pada RPDA sebesar 17,01% dibandingkan RPTA sebesar 10,52%. Efisiensi kolektor surya pada sistem dengan kontrol temperatur tercatat lebih tinggi daripada sistem tanpa kontrol. Dengan demikian, penerapan sistem kontrol berbasis Arduino pada ruang pengering terbukti meningkatkan efisiensi energi, kestabilan suhu, serta mutu hasil pengeringan kulit kayu manis. Teknologi ini berpotensi menjadi solusi ramah lingkungan, hemat energi, dan dapat meningkatkan daya saing produk kulit kayu manis di pasar nasional maupun internasional.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Zulkifli Amin, Ph.D; Ir. Iskandar R, M.T
Uncontrolled Keywords: cinnamon bark; drying; solar collector; closed-loop temperature control; Arduino; energy efficiency; product quality.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin
Depositing User: S1 Teknik Mesin
Date Deposited: 22 Jan 2026 02:04
Last Modified: 22 Jan 2026 02:04
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517611

Actions (login required)

View Item View Item