Pradana, Rizky Okta (2025) KETERLEKATAN SOSIAL PEKEBUN KELAPA SAWIT DI DESA BUKIT BUNGKUL KECAMATAN RENAH PAMENANG KABUPATEN MERANGIN, JAMBI. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (323kB) |
|
|
Text (02. Bab I Pendahuluan)
02. Bab I.pdf Download (782kB) |
|
|
Text (03. Bab IV Penutup)
03. Bab IV.pdf - Published Version Download (209kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (412kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kelapa sawit merupakan tanaman yang memiliki nilai komersial tinggi oleh sebab itu permintaaan minyak kelapa sawit di pasar global selalu meningkat. Namuni, hasil panen berupa tandan buah segar (TBS) sangat rentan jika tidak segera diproses. Oleh sebab itu, hampir semua perkebnnan kelapa sawit besar (PBS) juga memiliki pabrik minyak sawit. Berbeda dengan pekebun kelapa sawit yakni petani secara mandiri mengolah perkebunan kelapa sawir dalam bentuk perkebunan rakyat dibantu oleh pekerja dari keluarga atau kerabat guna mendapatkan hasil yang memuaskan. Karena tidak memiliki akses ke pabrik, pekebun harus melalui toke untuk menjual hasil TBS. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlektan sosial pekebun kelapa sawit dalam memasarkan TBSnya. Hubungan awal yang terjalin antar keduanya karena transaksi jual beli, namun berjalannya waktu hubungan ini berubah menjadi keterlektan sosial dikarenakan relasi yang sudah ada pada pekebun dan toke. Yang membentuk keterlekatan diantara keduanya sehingga menciptakan rasa percaya satu sama lain. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Informan penelitian terdiri dari informan pelaku yang terdiri dari pekebun dan toke, sementara informan pengamat terdiri dari kepala desa, ketua kelompok tani, kerabat, dan rekan kerja yang keduanya dipilih dengan teknik purposive sampling serta dalam pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara mendalam. Teori yang digunakan adalah teori keterlektan sosial dari Granovetter yang memfokuskan pada bentuk-bentuk hubungan sosial yang terjalin antara pekebun kelepa sawit dan toke, keterlekatan dan kepercayaan dalam suatu jaringan sosial yang mucul. Hasil dari penelitian menunjukkan hubungan yang terbentuk karena hubungan pertemanan, kekerabatan, kesamaan daerah tempat tinggal, dan etnis diantara pekebun dan toke. Bentuk keterlekatan yang terjadi yakni keterlekatan relasional yang terbentuk dari hubungan yang intens antara pekebun dan toke yang saling membutuhkan. Serta bentuk kepercayaan yang terjadi yakni kepercayaan askriptif dan kepercayaan prosesual. Kepercayaan askriptif muncul dari hubungan yang diperoleh berdasarkan latarbelakang kekerabatan, etnis dan kesamaan tempat tinggal yang mengikat pada pribadi dari pekebun dan toke. Sedangkan kepercayaan prosesual muncul melalui proses interaksi sosial yang telah dibangun dari sekedar kenal sampai merasa bagian dari keluarga.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dra. Mira Elfina, M. Si. |
| Uncontrolled Keywords: | Hubungan; Kelapa Sawit; Kepercayaan; Keterlekatan |
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Sosiologi |
| Depositing User: | S1 Sosiologi Sosiologi |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 08:26 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 08:26 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517461 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]