Izzati, Adelia Filza (2025) Skrining Aktivitas Antioksidan, Isolasi, dan Karakterisasi Senyawa Metabolit Sekunder dari Ekstrak Jamur Endofit Tumbuhan Pluchea indica (L.) Less. S2 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (206kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (122kB) |
|
|
Text (Bab Akhir)
Bab Akhir.pdf - Published Version Download (235kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka (1).pdf - Published Version Download (190kB) |
|
|
Text (Full Text)
Tugas Akhir Full Text..pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Radikal bebas merupakan molekul reaktif yang menyebabkan stres oksidatif dan berbagai penyakit degeneratif. Oleh karena itu, pentingnya pencarian sumber senyawa antioksidan untuk mencegah dampak negatif radikal bebas. Tumbuhan Pluchea indica (L.) Less diketahui memiliki potensi dalam aktivitas antioksidan. Jamur endofit berpotensi menghasilkan senyawa metabolit sekunder dengan aktivitas biologis yang mirip, bahkan lebih tinggi dibandingkan tumbuhan inangnya. Namun, penelitian mengenai aktivitas antioksidan jamur endofit dari Pluchea indica (L.) Less masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil kimia, mengevaluasi aktivitas antioksidan, serta mengisolasi dan mengkarakterisasi senyawa metabolit sekunder dari jamur endofit Pluchea indica (L.) Less. Analisis dilakukan menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT), skrining aktivitas antioksidan ekstrak jamur endofit dilakukan dengan metode DPPH melalui KLT-direct bioautografi dan penentuan nilai IC₅₀. Isolat dengan aktivitas antioksidan tertinggi dilakukan pemisahan senyawa metabolit sekunder dengan kromatografi kolom dan karakterisasi senyawa hasil isolasi menggunakan UV-Vis, FTIR, NMR, serta LC-MS/MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima isolat jamur endofit tumbuhan Pluchea indica (L.) Less, isolat jamur endofit Aspergillus section Nigri 12TBt-3 menunjukkan potensi aktivitas antioksidan tertinggi. Isolasi senyawa metabolit sekunder menghasilkan dua senyawa dalam campuran, yaitu aurasperon B (1) dan dietilheksil ftalat (2). Uji aktivitas antioksidan senyawa hasil isolasi menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan yang dihasilkan tergolong lemah dengan nilai IC50 133,2725 µg/mL dan nilai AAI 0,23 µg/mL.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Suryati, M.Si; Prof. Dr. Andria Agusta |
| Uncontrolled Keywords: | Pluchea indica (L.) Less; jamur endofit; antioksidan; Aspergillus section Nigri |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S2 Kimia |
| Depositing User: | S2 Kimia Kimia |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 04:26 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 04:26 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517458 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric