Dzakwan, Muhammad Fikri (2026) ANALISIS USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG DENGAN SISTEM BAGI HASIL DI KECAMATAN KOTO XI TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (632kB) |
|
|
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (301kB) |
|
|
Text (BAB 5 Penutup)
BAB 5 Penutup.pdf - Published Version Download (275kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka_Fikri.pdf - Published Version Download (315kB) |
|
|
Text (Skripsi full text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (947kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usaha penggemukan sapi potong dengan sistem bagi hasil di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya sektor peternakan sapi potong dalam perekonomian Indonesia, serta tantangan yang dihadapi oleh peternak, seperti akses pasar dan pembiayaan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan responden sebanyak 30 peternak yang menggunakan sistem bagi hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan bersih peternak dari usaha penggemukan sapi potong dengan sistem bagi hasil adalah Rp 467.467 per periode penggemukan, dengan rata-rata periode penggemukan selama 8 bulan. Sistem bagi hasil yang diterapkan adalah 50:50 antara pemilik modal dan peternak. Biaya produksi utama meliputi biaya pakan, obat-obatan, air, listrik, dan minyak kendaraan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem bagi hasil tidak dapat meningkatkan pendapatan peternak, meskipun masih terdapat tantangan dalam hal biaya produksi dan manajemen usaha.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usaha penggemukan sapi potong dengan sistem bagi hasil di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya sektor peternakan sapi potong dalam perekonomian Indonesia, serta tantangan yang dihadapi oleh peternak, seperti akses pasar dan pembiayaan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan responden sebanyak 30 peternak yang menggunakan sistem bagi hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan bersih peternak dari usaha penggemukan sapi potong dengan sistem bagi hasil adalah Rp 467.467 per periode penggemukan, dengan rata-rata periode penggemukan selama 8 bulan. Sistem bagi hasil yang diterapkan adalah 50:50 antara pemilik modal dan peternak. Biaya produksi utama meliputi biaya pakan, obat-obatan, air, listrik, dan minyak kendaraan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem bagi hasil tidak dapat meningkatkan pendapatan peternak, meskipun masih terdapat tantangan dalam hal biaya produksi dan manajemen usaha.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Ir. Andri, MS; Dr. M. Ikhsan Rias, SE. M. Si |
| Uncontrolled Keywords: | Pendapatan, Bagi hasil, Penggemuak, Pesisir Selatan |
| Subjects: | H Social Sciences > HJ Public Finance |
| Divisions: | Fakultas Peternakan > S1 Peternakan |
| Depositing User: | S1 Peternakan Peternakan |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 08:42 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 08:42 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517331 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric