Hidayat, Taufik (2025) Kajian Unsur Hara Mikro Tanah yang Ditanami Karet (Hevea brasiliensis L.) pada Beberapa Kelerengan di Nagari Silantai, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (919kB) |
|
|
Text (BAB I (Pendahuluan))
BAB I (PENDAHULUAN).pdf - Published Version Download (687kB) |
|
|
Text (BAB V (Kesimpulan dan Saran))
BAB V (KESIMPULAN DAN SARAN).pdf - Published Version Download (677kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (556kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text TH.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Inceptisols merupakan tanah yang sedang berkembang dan dimanfaatkan untuk perkebunan karet. Terjadinya penurunan kesuburan unsur hara yang menyebabkan produktivitas karet menurun pada daerah yang mengembangkan tanaman karet (Hevea brasiliensis L.) adalah Nagari Silantai, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kandungan unsur hara mikro berdasarkan kelerengan yang berbeda pada lahan yang ditanami karet di Nagari Silantai, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung. Penelitian ini menggunakan metode survei dan pengambilan sampel diambil secara purposive sampling pada lahan karet yang berumur ±10 tahun dengan kemiringan: 8-15%, 15-25%, 25-45%, (hutan) 25-45% pada kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm. Parameter yang dianalis adalah pH, C-organik, KTK, Fe-tersedia, Cu-tersedia, Zn-tersedia, Mn-tersedia dan B-tersedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan unsur hara mikro pada lahan karet cenderung mengalami penurunan sifat kimia seiring dengan bertambahnya persentase kemiringan lahan, namun sebagian masih dalam kriteria yang sama. Kelas lereng 15-25% pada kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm memiliki sifat kimia tanah yang lebih baik dari pada dua kelas lereng lainnya (8-15% dan 25-45%) yaitu memiliki nilai pH tanah (5,42 - 5,48 unit) berkriteria masam, C-Organik (1,2% - 2,23%) berkriteria rendah-sedang, KTK (26,25 - 30,80 me/100g) berkriteria tinggi, Fe-tersedia (5,36 - 6,20 ppm) berkriteria sedang, Cu-tersedia (4,48 - 3,36 ppm) berkriteria sedang, Zn-tersedia (8,84 - 8,23 ppm) berkriteria sedang, Mn-tersedia (9,73 - 10,29 ppm) berkriteria sedang-tinggi, dan B-tersedia (6,09 - 6,02 ppm) berkriteria tinggi.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Ir. Gusmini, SP. MP. Ph.D; Dr. Juniarti, SP. MP |
| Uncontrolled Keywords: | Inceptisols; Karet; Kelas lereng; Unsur Hara Mikro; Sifat Kimia Tanah |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Ilmu Tanah |
| Depositing User: | S1 Ilmu Tanah |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 07:09 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 07:09 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517305 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric