Aktivitas Fisik, Durasi Duduk, dan Indeks Massa Tubuh dengan Nyeri Punggung Bawah pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Andalas Angkatan 2022: Studi Potong-lintang

Alwin, M. Rafly (2026) Aktivitas Fisik, Durasi Duduk, dan Indeks Massa Tubuh dengan Nyeri Punggung Bawah pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Andalas Angkatan 2022: Studi Potong-lintang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Abstrak dan cover)
1. Cover+Abstrak.pdf - Published Version

Download (230kB)
[img] Text (bab 1 pendahuluan)
2. BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (146kB)
[img] Text (bab 7 penutup)
3. BAB VII Penutup.pdf - Published Version

Download (69kB)
[img] Text (daftar pustaka)
4. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (244kB)
[img] Text (skripsi full text)
5. skripsii full text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Nyeri Punggung Bawah (NPB) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. Literatur terbaru telah menyoroti beban yang signifikan dari NPB di kalangan mahasiswa kedokteran akibat tuntutan akademik, namun data terkait faktor risiko yang mempengaruhi NPB masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik, durasi duduk, dan indeks massa tubuh (IMT) dengan nyeri punggung bawah pada mahasiswa kedokteran. Studi potong-lintang dilakukan di Universitas Andalas Kota Padang pada bulan Agustus 2025 hingga januari 2026. Kuesioner online dibagikan kepada mahasiswa kedokteran pre-klinik tahun ke empat di Universitas Andalas. Data univariat disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Data bivariat dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi p ≤ 0,05. Hasil penelitian dari 144 partisipan menunjukkan bahwa prevalensi NPB sebanyak 71,5%, dengan sampel terbanyak adalah perempuan (66%) dan berusia 21 tahun (61,8%). Partisipan terbanyak memiliki aktivitas fisik rendah, durasi duduk yang tinggi, dan IMT normal. Hasil uji bivariat ditemukan adanya hubungan antara jenis kelamin, durasi duduk, dan aktivitas fisik terhadap NPB. Ditemukan juga hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat disabilitas berdasarkan kuesioner Oswestry Disability Index (ODI). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara aktivitas fisik dan durasi duduk dengan NPB pada mahasiswa kedokteran, tetapi indeks massa tubuh tidak memiliki hubungan signifikan. Penelitian selanjutnya disarankan dapat meneliti faktor risiko lainnya seperti faktor stres, faktor ergonomis dan faktor gaya hidup untuk memahami lebih dalam interaksi faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian NPB pada mahasiswa kedokteran.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: dr. Noverial, Sp.OT; dr. Tofrizal, Sp.PA, M.Biomed, Ph.D
Uncontrolled Keywords: Nyeri Punggung Bawah (NPB); Mahasiswa Kedokteran; Faktor Risiko; Oswestry Disability Index (ODI)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 20 Jan 2026 08:01
Last Modified: 20 Jan 2026 08:01
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/517293

Actions (login required)

View Item View Item