Pemodelan Kinetika Dan Optimasi Reaksi Transesterifikasi Minyak Bunga Matahari Menggunakan Katalis Basa Padat Koh/Red Mud

Majid, Ibnu (2025) Pemodelan Kinetika Dan Optimasi Reaksi Transesterifikasi Minyak Bunga Matahari Menggunakan Katalis Basa Padat Koh/Red Mud. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (537kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (163kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (282kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (150kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
IBNU MAJID-SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan sumber kekayaan alam yang sangat melimpah yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi. Kekayaan sumber daya energi di Indonesia, yaitu biomassa, biogas, batu bara, dan lainya dimanfaatkan menjadi energi alternatif, menggantikan bahan bakar fosil. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis pengaruh katalis heterogen KOH/Red mud dengan perbandingan (0:2, 1:2, 2:2, 3:2) sebagai katalis basa dalam pembuatan biodiesel menggunakan metode transesterifikasi, perbandingan KOH dan Red mud yang terbaik diteruskan untuk menentukan kondisi optimal (waktu, suhu, persen katalis, perbandingan minyak dan metanol). Kondisi optimal yang diperoleh dilanjutkan untuk perhitungan kinetika laju reaksi. Karakterisasi Red mud alam menggunakan XRF untuk melihat unsur yang terkandung pada Red mud alam, karakterisasi KOH/Red mud menggunakan XRD untuk menentukan parameter kisi, struktur dan ukuran kristal, FTIR untuk menentukan gugus fungsi yang terbentuk, SEM untuk menentukan bentuk morfologi dan distribusi diameter nanopartikel, serta CO2-TPD berfungsi untuk menunjukan kekuatan situs basa dari katalis material. XRF menunjukan unsur dominan oksida besi (Fe2O3) sebesar 42,90%, alumina (Al2O3) sebesar 21,50%, dan silika (SiO2) 15,40% serta terdapat senyawa minor seperti TiO2, P2O5, SO3,V2O5, MgO, Gd2O3, Cl, K2O, MnO, dan Cr2O3. XRD menunjukkan struktur kristal KOH/Red mud adalah hexagonal dengan ukuran kristal terbesar adalah 92,33 nm. FTIR menunjukkan gugus KOH/Red mud yang terbentuk dihasilkan pada bilangan gelombang 600 – 450 cm-1. SEM menunjukkan morfologi permukaan KOH/Red mud berbentuk aglomerat. Ukuran aglomerat perbandingan (0:2) dengan rentang 100-300 nm. Rata-rata luas road KOH/Red mud berada pada 52 nm dan Pada perbandingan (2:2) dengan rentang rentang 10-30 nm. Rata-rata luas Road KOH/Red mud berada pada 20 nm. Hasil katalis yang terbaik yaitu (2:2). Kondisi optimum yaitu 4 jam, persen katalis 3%, suhu 65 ℃ dan perbandingan minyak:metanol 1:6 dengan nilai %yield sebesar 75%. Nilai kinetika yang diperoleh K=0,4443 jam-1 dengan koefesien determinasi R2 = 0,9994. Dengan mengikuti model pseudo-orde satu.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr.Astuti,M.Si ; Dr.Vivi Sisca,M.Si
Uncontrolled Keywords: Biodiesel, transesterifikasi, kinetika, KOH/Red mud
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Fisika
Depositing User: S1 Fisika Fisika
Date Deposited: 13 Jan 2026 09:34
Last Modified: 13 Jan 2026 09:34
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516712

Actions (login required)

View Item View Item