Ikhwati, Rahmatul (2026) Analisis Yuridis terhadap Dakwaan oleh Penuntut Umum dalam Tindak Pidana Penganiayaan terhadap Anak (Studi Kasus Nomor 104/Pid.Sus/2024/Pn Adl). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (350kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version Download (698kB) |
|
|
Text (Bab IV Penutup)
Bab IV Penutup.pdf - Published Version Download (211kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (442kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Peran surat dakwaan sangat penting dalam suatu proses penuntutan perkara pidana diforum pengadilan dalam rangka penegakkan hukum yang berkeadilan bagi semua pihak termasuk terdakwa yang merupakan tugas dan tanggung jawab seorang Jaksa Penuntut Umum. Dalam membuat surat dakwaan jaksa penuntut umum harus berhati-hati dan cermat dalam membuat surat dakwaan, Jaksa harus memeriksa berkas perkara dengan cermat dan penuh ketelitian apakah perkara tersebut layak dilimpahkan ke pengadilan atau tidak layak karena tidak didasarkan pada alat bukti yang cukup sebagaimana telah diatur dalam pasal 143 ayat (2) huruf b dan pasal 183 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana. Oleh karena itu menjadi perhatian bagi Peneliti untuk mengkaji tentang surat dakwaan oleh penuntut umum ke pengadilan. Rumusan dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana analisis yuridis terhadap surat dakwaan oleh penuntut umum dalam tindak pidana penganiyaan pada perkara dengan putusan Nomor 104/Pid,Sus/2024/PN.Adl. 2) Bagaimana kendala Pembuktian dalam persidangan pada perkara Nomor 104/Pid.Sus/2024/PN.Adl?. Untuk menjawab permasalahan di atas, peneliti menggunakan metode penelitian normatif yang didukung oleh data empiris dengan sumber data primer dan sekunder yang mencakup bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Adapun hasil dari penelitian Penulis ini adalah Surat Dakwaan dalam perkara ini belum memenuhi unsur kecermatan sebagaimana diatur dalam pasal 143 ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Penuntut umum menyusun dakwaan berdasarkan alat bukti yang secara kualitas dan relevansinya tidak saling berkesesuaian sehingga tidak saling menguatkan, karena perkara yang diajukan ke pengadilan oleh Jaksa Penuntut Umum sejak awal tidak didasarkan pada alat bukti yang cukup sebagaimana dalam ketentuan 183 dan 184 ayat 1 (KUHAP) sehingga pada akhirnya Hakim memutus bebas terdakwa karena alat bukti minimal tidak terpenuhi sebagai dasar Hakim dalam memeriksa perkara. Kendala pembuktian perkara ini sejak awal disebabkan oleh lemahnya nilai pembuktian alat bukti yang diajukan oleh penuntut umum yang mana hal ini juga mencerminkan kurang cermat dan kurang hati-hatinya jaksa dalam menilai perkara.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Tenofrimer, S.H.,M.H; Yandriza, S.H.,M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Dakwaan; Jaksa ;Penuntut Umum; Bukti Permulaan; Pembuktian |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Hukum |
| Depositing User: | S1 Hukum Hukum |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 09:24 |
| Last Modified: | 13 Jan 2026 09:24 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516670 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]