Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Antibiotik Empiris pada Pasien Sepsis Akibat Pneumonia di RSUP Dr. M. Djamil Padang

Maharani, Nadya (2025) Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Antibiotik Empiris pada Pasien Sepsis Akibat Pneumonia di RSUP Dr. M. Djamil Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (667kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (536kB)
[img] Text (Bab 6 Penutup)
BAB 6 Penutup.pdf - Published Version

Download (506kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (627kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Tugas Akhir Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Sepsis merupakan kondisi mengancam nyawa akibat gangguan regulasi respons tubuh terhadap infeksi yang menyebabkan disfungsi organ. Pneumonia merupakan penyebab sepsis tersering dan menyumbang sekitar 40–50% kasus. Tingginya angka kejadian, mortalitas, dan biaya perawatan menuntut pemilihan antibiotik empiris yang efektif dan efisien dari segi biaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas biaya penggunaan antibiotik empiris pada pasien sepsis akibat pneumonia di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini merupakan studi deskriptif observasional dengan desain potong lintang menggunakan data rekam medis retrospektif terhadap 71 pasien dengan teknik total sampling. Analisis efektivitas biaya disajikan dalam bentuk Average Cost Effectiveness Ratio (ACER). Efektivitas terapi dinilai berdasarkan penurunan jumlah leukosit dan skor National Early Warning Score (NEWS) ≥2 poin dalam 72 jam setelah pemberian antibiotik empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berusia lanjut (≥ 60tahun), berjenis kelamin laki-laki dan dirawat di rawatan intensif. Kombinasi meropenem–amikasin memiliki nilai ACER terendah sebesar Rp315.831, diikuti kombinasi cefepim–amikasin dan cefepim–levofloksasin. Pada terapi tunggal nilai ACER terendah adalah meropenem sebesar Rp1.294.997 diikuti cefoperazon sulbaktam, dan cefepim sehingga menjadi regimen antibiotik empiris yang efektif secara biaya Kesimpulan penelitian ini menunjukkan beberapa regimen antibiotik empiris efektif secara biaya dalam tatalaksana sepsis akibat pneumonia. Meropenem–amikasin merupakan regimen paling efektif secara biaya.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: dr. Fadrian, Sp.PD-KPTI, FINASIM; dr. Rozi Abdullah, MARS, Sp.FK
Uncontrolled Keywords: Sepsis; Pneumonia; Antibiotik Empiris; Analisis Efektivitas Biaya; ACER
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 09 Jan 2026 08:35
Last Modified: 09 Jan 2026 08:35
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516544

Actions (login required)

View Item View Item