EVALUASI KARAKTERISTIK GEOTEKNIK MATERIAL TANAH TIMBUN DARI QUARRY LOKAL DI WILAYAH RIAU PESISIR UNTUK PEKERJAAN KONSTRUKSI SIPIL

Srihandayani, Susy (2026) EVALUASI KARAKTERISTIK GEOTEKNIK MATERIAL TANAH TIMBUN DARI QUARRY LOKAL DI WILAYAH RIAU PESISIR UNTUK PEKERJAAN KONSTRUKSI SIPIL. Profesi thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrack)
1. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (326kB)
[img] Text (Bab 1)
2. Bab 1.pdf - Published Version

Download (320kB)
[img] Text (Bab Akhir)
3. Bab Akhir.pdf - Published Version

Download (308kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
4. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (272kB)
[img] Text (Lampiran)
5. Lampiran.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (Full Text)
6. Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Material tanah timbun merupakan komponen penting dalam pekerjaan tanah pada konstruksi sipil, terutama untuk lapisan dasar jalan, perataan lahan, dan timbunan struktur di atas tanah lunak. Kualitas tanah timbun sangat dipengaruhi oleh karakteristik fisik dan mekanisnya, yang bergantung pada asal geologi dan kondisi lingkungan sumber material. Wilayah Riau Pesisir, khususnya Kota Dumai, memiliki beberapa lokasi quarry aktif yang selama ini digunakan sebagai sumber tanah timbun tanpa standar evaluasi teknis yang terukur. Oleh karena itu, dilakukan evaluasi geoteknik terhadap material tanah timbun dari tiga quarry lokal, yaitu Pelintung, Bukit Nenas, dan Bukit Timah. Pengujian dilakukan di Laboratorium Mekanika Tanah dengan mengacu pada standar SNI, meliputi uji kadar air alami, berat jenis, porositas, void ratio, batas Atterberg, serta pemadatan Proctor standar. Hasil pengujian menunjukkan variasi nilai antar lokasi, dengan kadar air alami 10,43–16,12%, berat isi kering maksimum 1,65–1,86 gr/cm³, dan indeks plastisitas 9,60–13,68%. Berdasarkan perbandingan terhadap SNI 8460:2017 dan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018, material dari Quarry Pelintung memenuhi seluruh kriteria dan dikategorikan sebagai selected fill (timbunan pilihan). Material dari Bukit Nenas termasuk common fill (timbunan umum) dengan syarat pengendalian kadar air, sedangkan material dari Bukit Timah hanya layak digunakan setelah dilakukan perbaikan, seperti pencampuran pasir atau pengeringan alami sebelum pemadatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa material lokal di wilayah Riau Pesisir dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pekerjaan timbunan, dengan pengawasan mutu yang tepat di lapangan. Kajian ini diharapkan menjadi dasar penyusunan pedoman teknis pemanfaatan material quarry lokal untuk mendukung efisiensi konstruksi dan pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir. Kata kunci: tanah timbun, quarry lokal, Riau Pesisir, pemadatan, karakteristik geoteknik.

Item Type: Thesis (Profesi)
Supervisors: Prof. Ir. VERA SURTIA BACHTIAR, ST, M.Sc, Ph.D, IPU., ASEAN Eng
Uncontrolled Keywords: tanah timbun, quarry lokal, Riau Pesisir, pemadatan, karakteristik geoteknik.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Pascasarjana (S2) > Pendidikan Profesi Insinyur
Depositing User: Profesi Insinyur Insinyur
Date Deposited: 09 Jan 2026 01:48
Last Modified: 09 Jan 2026 01:48
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516354

Actions (login required)

View Item View Item