Husna, Nadia Zahratul Husna (2025) PENGARUH EKSTRAK KULIT POHON ANDALAS (Morus macroura Miq.) TERHADAP KADAR HDL SERUM MENCIT MODEL HIPERGLIKEMIA YANG DIINDUKSI ALOKSAN. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
abstrak.pdf - Published Version Download (481kB) |
|
|
Text (Bab 1 Pendahuluan)
bab 1.pdf - Published Version Download (320kB) |
|
|
Text (Bab 7 Penutup)
bab 7.pdf - Published Version Download (215kB) |
|
|
Text (Daftar pustaka)
dafpus1.pdf - Published Version Download (318kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI NADIA ZAHRATUL HUSNA 2025.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Hiperglikemia ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah melebihi batas normal dan termasuk tanda khas diabetes melitus. Hiperglikemia kronis dapat mengganggu metabolisme lipid, terutama penurunan kadar high-density lipoprotein (HDL). HDL berperan penting dalam proses transport kolesterol dan perlindungan kardiovaskular. Meskipun obat sintesis banyak digunakan sebagai terapi diabetes, tetapi penggunaanya dapat menimbulkan efek samping. Oleh karena itu pemanfaatan herbal sebagai alternatif mulai dilirik. Kulit Pohon Andalas (Morus macroura Miq.) mengandung senyawa bioaktif, seperti flavonoid dan turunan yang berpotensi meningkatkan HDL melalui mekanisme antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak kulit pohon Andalas terhadap kadar HDL serum pada mencit model hiperglikemia melalui induksi aloksan. Rancangan yang digunakan post-test only dengan 25 ekor mencit, dibagi menjadi lima kelompok: kontrol negatif (K-), kontrol positif (K+), dan tiga kelompok perlakuan yang menerima aloksan sebesar 150 mg/kgBB disertai ekstrak dosis 100, 300, dan 500 mg/kgBB (P1, P2, P3). Kadar HDL diukur setelah 2 minggu pemberian ekstrak menggunakan spektrofotometer melalui metode presipitasi. Terdapat perbedaan signifikan (p=0,001) antar kelompok terhadap rerata kadar HDL. Nilai rerata kadar HDL masing-masing dalam mg/dL adalah K- (50,96), K+ (37,44), P1 (45,68), P2 (49,1), dan P3 (50,62). Pemberian aloksan 150 mg/kgBB (K+) mampu menurunkan kadar HDL secara signifikan dibanding kelompok K-. Pemberian ekstrak kulit pohon Andalas meningkatkan kadar HDL serum secara bermakna dengan peningkatan tertinggi pada dosis 500 mg/kgBB (P3). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, pemberian ekstrak kulit pohon Andalas berpengaruh terhadap peningkatkan kadar HDL serum mencit hiperglikemia dengan peningkatan dosis 500 mg/kgBB memberikan efek paling optimal.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dra. Apt. Yustini Alioes, M.Si; Dr. dr. Fitratul Ilahi, Sp.M (K) |
| Uncontrolled Keywords: | Kulit pohon Andalas; HDL; mencit hiperglikemia; aloksan; antioksidan |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Depositing User: | S1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 29 Dec 2025 09:10 |
| Last Modified: | 29 Dec 2025 09:10 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516224 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric