Karakteristik Fisikokimia Bubuk Kopi Dekafein dengan Variasi Penambahan Bubuk Black Garlic dan Analisis Perbaikannya sebagai Produk Baru Menggunakan Metode QFD

Putri, Andyni (2025) Karakteristik Fisikokimia Bubuk Kopi Dekafein dengan Variasi Penambahan Bubuk Black Garlic dan Analisis Perbaikannya sebagai Produk Baru Menggunakan Metode QFD. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK(1).pdf - Published Version

Download (299kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 PENDAHULUAN(4).pdf - Published Version

Download (254kB)
[img] Text (BAB 5 Penutup)
BAB 5 PENUTUP(4).pdf - Published Version

Download (98kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA(11).pdf - Published Version

Download (299kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI ANDYNI_Full text docx.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only until 24 December 2026.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Konsumsi kopi berkafein tinggi dapat memicu gangguan kesehatan seperti insomnia, hipertensi, dan peningkatan asam lambung. Penelitian ini bertujuan mengembangkan formulasi kopi dekafein dengan penambahan bubuk black garlic sebagai minuman fungsional dengan karakteristik fisikokimia yang baik dan disukai oleh konsumen. Perancangan produk dilakukan dengan pendekatan metode Quality Function Deployment (QFD). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan satu faktor: variasi penambahan bubuk black garlic. Parameter yang diuji meliputi kadar air, kadar abu, nilai pH, total asam tertitrasi, kadar kafein, total polifenol, aktivitas antioksidan, dan total padatan terlarut. Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA, jika berbeda nyata akan dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%. Hasil menunjukkan bahwa penambahan bubuk black garlic berpengaruh nyata terhadap karakteristik fisikokimia dan tingkat kepuasan konsumen. Formulasi terbaik dari segi karakteristik fisikokimia terutama pada manfaat kesehatan diperoleh pada perlakuan penambahan 6 g bubuk black garlic, sedangkan formulasi paling disukai konsumen adalah penambahan 2 g bubuk black garlic. Hasil analisis metode QFD mengidentifikasi bahwa aroma kopi, keseimbangan rasa, rasa pahit kopi, tekstur halus dan mudah larut, serta memiliki efek menyegarkan merupakan atribut produk yang menjadi prioritas. Adapun respon teknis yang menjadi prioritas adalah jumlah bubuk black garlic, jumlah gula semut aren, dan jumlah bubuk kopi dekafein dalam formulasi.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Ir. Kurnia Harlina Dewi, M.Si ; Dr. Azrifirwan, S.TP., M.Eng
Uncontrolled Keywords: Black Garlic; Kopi Dekafein; Minuman Fungsional; QFD
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Pertanian > S1 Teknologi Industri Pertanian
Depositing User: S1 Teknologi Industri Pertanian
Date Deposited: 23 Jan 2026 02:29
Last Modified: 23 Jan 2026 02:29
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516186

Actions (login required)

View Item View Item