Adilla, Hanum Suvina (2025) HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN PENYEMBUHAN LUKA PADA PASIEN SIRKUMSISI MENGGUNAKAN SOUTHAMPTON WOUND GRADING SYSTEM. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstral)
Abstrak.pdf - Published Version Download (289kB) |
|
|
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (172kB) |
|
|
Text (Bab 7 Penutup)
BAB 7 Penutup.pdf - Published Version Download (33kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (195kB) |
|
|
Text (Skripsi full text)
Skripsi full text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Sirkumsisi merupakan tindakan bedah minor yang paling sering dilakukan pada laki-laki di seluruh dunia, terutama di Indonesia, dengan tujuan medis maupun agama. Meskipun secara umum penyembuhan luka pasca sirkumsisi berlangsung baik, beberapa faktor seperti status gizi yang tercermin melalui Indeks Massa Tubuh dapat memengaruhi durasi dan kualitas penyembuhan. Indeks Massa Tubuh yang tidak normal berpotensi menimbulkan gangguan mikrosirkulasi dan inflamasi berkepanjangan yang dapat memperlambat proses regenerasi jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan penyembuhan luka pada pasien sirkumsisi menggunakan Southampton Wound Grading System. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain crosssectional menggunakan data sekunder dari pasien sirkumsisi Klinik Sunat Dzikir Qalbu pada khitanan bakti sosial di Kabupaten Agam periode Juli–Oktober 2025. Total 28 pasien berusia 7–12 tahun yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dianalisis. Data Indeks Massa Tubuh dihitung dari berat dan tinggi badan yang tercatat, sedangkan penyembuhan luka dinilai berdasarkan foto luka hari ke-3 pasca sirkumsisi. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Penelitian ini memperoleh nilai median Indeks Massa Tubuh pasien sebesar 15,5 dan nilai median skor penyembuhan luka sebesar 1. Hasil analisis korelasi menunjukkan nilai r = 0,315 dan p = 0,103, yang menandakan arah korelasi positif dengan kekuatan sedang namun tidak signifikan secara statistik. Hal ini menunjukkan bahwa Indeks Massa Tubuh tetap berperan dalam dinamika penyembuhan luka melalui mekanisme metabolik dan inflamasi yang sejalan dengan teori fisiologis penyembuhan jaringan. Penelitian ini memiliki keterbatasan berupa variasi Indeks Massa Tubuh yang sempit, tidak dikendalikannya faktor perancu, serta lokasi penelitian tunggal sehingga hasil belum dapat digeneralisasikan secara luas.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. dr. Etriyel MYH, Sp.U(K); dr. Muhammad Iqbal, Sp.B |
| Uncontrolled Keywords: | Indeks Massa Tubuh, Penyembuhan Luka, Sirkumsisi, Southampton Wound Grading System |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | S1 Kedokteran Kedokteran |
| Date Deposited: | 18 Dec 2025 04:40 |
| Last Modified: | 18 Dec 2025 04:40 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516020 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]