Perbandingan Proporsi Durasi Penyembuhan Luka Episiotomi Antara Terapi Platelet-rich Plasma Dengan Selaput Amnion

Iqbal, Almahdi (2025) Perbandingan Proporsi Durasi Penyembuhan Luka Episiotomi Antara Terapi Platelet-rich Plasma Dengan Selaput Amnion. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version

Download (130kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (103kB)
[img] Text (BAB 7 Penutup)
BAB 7 Penutup.pdf - Published Version

Download (86kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (196kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Episiotomi menimbulkan berbagai masalah apabila penanganan tidak tepat, sehingga terapi luka regeneratif digunakan untuk mengoptimalkan penyembuhan luka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan proporsi durasi penyembuhan luka episiotomi antara terapi PRP dengan selaput amnion. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan potong-lintang yang menggunakan data sekunder (retrospektif) selama periode Juni—Agustus 2025. Penelitian membandingkan dua jenis terapi, yaitu terapi PRP dan selaput amnion, pada 60 pasien yang menjalani persalinan pervaginam dan mendapat jahitan episiotomi di Puskesmas Seberang Padang, RST dr. Reksodiwiryo Padang, dan RSU Padang Panjang. Penyembuhan luka dinilai menggunakan skala REEDA. Data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Data bivariat dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan dikatakan bermakna secara statistik apabila nilai p < 0,05. Analisis univariat menunjukkan bahwa karakteristik usia 20–35 tahun, paritas multipara, dan derajat luka 2 merupakan karakteristik dominan pada kedua kelompok terapi, sedangkan distribusi tingkat pendidikan berbeda pada kedua kelompok. Durasi penyembuhan cepat dan lambat berturut-turut pada kelompok terapi PRP adalah sebesar 3,3% dan 96,7%, sedangkan pada kelompok terapi selaput amnion adalah sebesar 16,7% dan 83,3%. Analisis bivariat menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna pada proporsi durasi penyembuhan luka episiotomi antara terapi PRP dengan selaput amnion (p-value = 0,167). Simpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan proporsi durasi penyembuhan luka episiotomi antara terapi PRP dengan selaput amnion.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. dr. Tuti Lestari, Sp.B, FINACS; Dr. dr. Defrin, Sp.OG, Subsp.K.Fm
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 16 Dec 2025 03:35
Last Modified: 16 Dec 2025 03:35
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/516003

Actions (login required)

View Item View Item