Kajian Pengaruh Umur Tanaman Manggis dan Tingkat Kelerengan Lahan di Kawasan Kampung Manggis Kecamatan Pauh Kota Padang Terhadap Aktivitas Mikroorganisme

Fazli, Laras Santika (2025) Kajian Pengaruh Umur Tanaman Manggis dan Tingkat Kelerengan Lahan di Kawasan Kampung Manggis Kecamatan Pauh Kota Padang Terhadap Aktivitas Mikroorganisme. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
(Cover dan Abstrak).pdf - Published Version

Download (145kB)
[img] Text (BAB 1)
(BAB I).pdf - Published Version

Download (191kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (97kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (170kB)
[img] Text (SKRIPSI FULL)
SKRIPSI fulll.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Pemerintahan Sumatera barat menjadikan kelurahan Limau Manis menjadi kampung tematik manggis. Manggis ditanam di sepanjang lereng dengan umur tanam yang berbeda, sebagian besar manggis kurang di rawat oleh petani, sehingga menyebabkanberkurangnya sumber karbon untuk mendukung kehidupanmikroorganisme tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aktivitas mikroorganisme tanah pada beberapa kelompok umur tanaman manggis dan beberapa kelerengan tanaman manggis. Penelitian ini dilakukan di Perkebunan manggis di Kampung TematikManggis Kelurahan Limau manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan penentuan titik sampel secara purposive sampling berdasarkan kemiringan lahan (0-8% dan 8-15%) dan umur tanam (0-5 tahun dan >5-10 tahun) pada kedalaman (0-20 cm dan 20-40 cm) dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas mikroorganisme tanah meningkat seiring bertambahnya umur tanaman ditandai dengan aktivitas mikroorganisme tanah tertinggi terdapat pada umur tanaman 10 tahun dengan C-organik 1.76%; biomassa 0.40 mg C/gtanah; total populasi bakteri 8.45 × 10*5 CFU/gram; total populasi jamur 8.86 × 104 CFU/gram; bakteri pemfiksasi N Azospirillum sp 4.57 × 10*4 CFU/gram dan total populasi BPF 6.55 × 10*5 CFU /gram. Aktivitas mikroorganisme tanah menurun seiring bertambah Tingkat kelerengan ditandai dengan C organik 1.89%; total populasi jamur 8.76 × 10*4 CFU/gram;bakteri pemfiksasi N Azospirillum sp 4.48 × 10*4CFU/gram. Disarankan untuk petani lebih memperhatikan tanaman manggis di awal penanaman, selain itu petani dapat memberikan tambahan hara berupa pemupukkan seperti penambahan kapur dan bahan organik

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Ir. Agustian; Prof. Dr.rer.nat. Ir Syafrimen Yasin MS.MSc
Uncontrolled Keywords: Mikroorganisme Tanah; Kampung Tematik Manggis;Umur Tanaman
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Ilmu Tanah
Depositing User: s1 ilmu tanah
Date Deposited: 28 Aug 2025 08:11
Last Modified: 28 Aug 2025 08:11
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/507112

Actions (login required)

View Item View Item