Uji Antagonis Beberapa Isolat Trichoderma asperellum Terhadap Fusarium oxysporum f.sp. Lycopersici sacc. Penyebab Penyakit Layu Fusarium Pada Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.)

Jhohana, Puja (2025) Uji Antagonis Beberapa Isolat Trichoderma asperellum Terhadap Fusarium oxysporum f.sp. Lycopersici sacc. Penyebab Penyakit Layu Fusarium Pada Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrack)
Text (Cover dan Abstrack).pdf - Published Version

Download (238kB)
[img] Text (BAB I. PENDAHULUAN)
Teks (BAB 1 Pendahuluan).pdf - Published Version

Download (212kB)
[img] Text (BAB V)
Teks (BAB V Kesimpulan dan Saran).pdf - Published Version

Download (152kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
Teks (DAFTAR PUSTAKA).pdf - Published Version

Download (202kB)
[img] Text (SKRIPSI FULL TEXT)
Text (Full Text).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (994kB) | Request a copy

Abstract

Trichoderma asperellum merupakan salah satu jenis agen hayati yang mampu mengendalikan berbagai jenis patogen tanaman termasuk Fusarium oxysporum f.sp. lycopersici Sacc. (Fol). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat T. asperellum yang efektif menghambat pertumbuhan Fol penyebab penyakit layu fusarium pada tanaman tomat. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan terdiri dari 1 kontrol dan 3 isolat T. asperellum (A116, SD324, dan S2D11). Pengujian T. asperellum terhadap Fol dilakukan dengan 2 metode yaitu biakan ganda dan uap biakan. Variabel yang diamati pada metode biakan ganda adalah luas koloni, tingkat invasi, dan mekanisme antagonis, pada metode uap biakan meliputi luas koloni dan perubahan morfologi. Hasil penelitian didapatkan semua isolat T. asperellum yang digunakan mampu menghambat pertumbuhan Fol. Pada metode biakan ganda dengan daya hambat 86,95%-94,45%, tingkat invasi mencapai skala 4 dengan kategori sangat tinggi dan mekanisme antagonis berupa kompetisi dan mikoparasitisme. Pada metode uap biakan daya hambat T. asperellum sebesar 17,91%-35,27% dan terjadinya perubahan morfologi pada Fol. T. asperellum S2D11 menunjukkan daya hambat tertinggi pada metode biakan ganda yaitu (94,45%) dan metode uap biakan (35,27%) dalam menekan perkembangan jamur Fol.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Jumsu Trisno, Dr., SP., MSi., Yenny Liswarni, Ir., MP
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Fusarium oxysporum, metode biakan ganda, metode uap biakan, T. asperellum
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Proteksi Tanaman
Depositing User: S1 Agroteknologi Agroteknologi
Date Deposited: 28 Aug 2025 07:59
Last Modified: 28 Aug 2025 07:59
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/507076

Actions (login required)

View Item View Item