Analisis Timbulan dan Komposisi Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dari Sumber Industri Kota Padang Tahun 2025

Fransiska, Elsi (2025) Analisis Timbulan dan Komposisi Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dari Sumber Industri Kota Padang Tahun 2025. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version

Download (305kB)
[img] Text (Bab I Pendahuluan)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (279kB)
[img] Text (Bab V Penutup)
BAB V Penutup.pdf - Published Version

Download (302kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (279kB)
[img] Text (Tugas Akhir Full Text)
Tugas Akhir Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Perkembangan industri saat ini sangat beragam dan pesat. Setiap industri berpotensi menghasilkan sampah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Penelitian ini bertujuan menganalisis timbulan, komposisi, pengelolaan eksisting serta memberikan rekomendasi pengelolaan sampah B3 di industri Kota Padang. Jumlah sampel ditentukan berdasarkan SNI 19-3964-1994 sebanyak 25 industri dengan keandalan survei 99,75%. Sumber industri mencakup skala besar, menengah, dan kecil. Satuan timbulan rata-rata sampah B3 yang dihasilkan sebesar 6,73 ± 1,03 g/m2/h atau 45,26 ±1,65 g/o/h dengan total timbulan sebesar 185,53 kg/h. Sampah B3 menyumbang 5,24% dari total sampah industri, didominasi oleh industri besar. Komposisi berdasarkan jenis, didominasi kemasan B3 sebesar 45,99% seperti kemasan pembersih lantai dan cat. Berdasarkan karakteristik, 49% bersifat beracun, berasal dari sampah elektronik dan kain terkontaminasi. Pada kondisi eksisting, pengelolaan sampah B3 hanya dilakukan industri besar, sedangkan industri menengah dan kecil masih mencampurkannya dengan sampah kota. Rekomendasi meliputi pengurangan, pemilahan, dan pewadahan sampah B3 di semua skala industri. Industri besar disarankan melakukan pengumpulan dan penyimpanan dengan menyediakan Tempat Penampungan Sementara Sampah Spesifik (TPSSS B3), sedangkan industri menengah dan kecil melalui Fasilitas Pengelolaan Sampah Spesifik (FPSS). Kegiatan pengangkutan, pendaurulangan, pemanfaatan, pengolahan dan pemrosesan akhir dilakukan pihak ketiga berizin di bawah pengawasan Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang sesuai ketentuan limbah B3. Pemerintah Kota diharapkan menyediakan FPSS serta melakukan sosialisasi dan edukasi terkait sampah B3 kepada pihak industri.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Ir. YENNI RUSLINDA, M.T Prof. SHINTA INDAH , Ph.D
Uncontrolled Keywords: karakteristik, komposisi, sampah B3, sumber industri, timbulan
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Lingkungan
Depositing User: s1 teknik lingkungan
Date Deposited: 28 Aug 2025 04:30
Last Modified: 28 Aug 2025 04:30
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/506685

Actions (login required)

View Item View Item