Objek Wisata Aie Angek Bukik Gadang Pincuran 7 Koto Anau, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok (2008-2023)

Hermita, Wahyuli Asri (2025) Objek Wisata Aie Angek Bukik Gadang Pincuran 7 Koto Anau, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok (2008-2023). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Abstrak)
Text (Cover dan Abstrak).pdf - Published Version

Download (310kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (249kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (96kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (143kB)
[img] Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI FULL.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Pemandian Aie Angek Bukik Gadang yang terletak di Nagari Koto Anau, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok, awalnya merupakan pemandian umum yang dimanfaatkan masyarakat tanpa adanya unsur komersial. Sejak tahun 2008, pemandian ini mulai berkembang menjadi objek wisata. Skripsi ini membahas tentang perkembangan Pemandian Aie Angek Bukik Gadang serta dinamika sosial ekonomi masyarakat dalam merespons keberadaannya. Fokus penelitian diarahkan pada meningkatnya kunjungan wisatawan pada masa pandemi COVID-19, dampak berdirinya warung-warung yang menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat, serta perbedaan pandangan masyarakat terhadap penetapan pemandian sebagai objek wisata yang memunculkan pro dan kontra. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh melalui studi pustaka, arsip, serta wawancara dengan pengelola, pelaku usaha, dan masyarakat sekitar. Selain itu, pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis dampak sosial ekonomi serta pandangan masyarakat terhadap objek wisata tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kunjungan wisatawan pada masa pandemi COVID-19 memberikan peluang ekonomi baru, terutama melalui berdirinya warung-warung di sekitar lokasi pemandian. Namun, perbedaan pandangan masyarakat menimbulkan dinamika tersendiri: sebagian mendukung pemandian dijadikan objek wisata karena membuka lapangan usaha dan meningkatkan ekonomi lokal, sementara sebagian lainnya menilai perubahan tersebut membawa tantangan baru dalam kehidupan sosial masyarakat. Peneliti menyimpulkan bahwa keberadaan Pemandian Aie Angek Bukik Gadang sebagai objek wisata memberikan dampak ganda bagi masyarakat, baik dari aspek ekonomi maupun sosial. Oleh sebab itu, diperlukan pengelolaan yang berkelanjutan serta melibatkan partisipasi masyarakat agar keberadaan objek wisata ini dapat memberi manfaat secara lebih merata. Kata Kunci: Aie Angek Bukik Gadang, Pemandian, Objek Wisata, Dinamika Sosial Ekonomi, Pengelolaan Wisata.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Phil. Gusti Asnan
Uncontrolled Keywords: Aie Angek Bukik Gadang; Pemandian; Objek Wisata; Dinamika Sosial Ekonomi; Pengelolaan Wisata
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HM Sociology
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > S1 Sejarah
Depositing User: S1 Ilmu Sejarah
Date Deposited: 28 Aug 2025 07:20
Last Modified: 28 Aug 2025 07:20
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/506640

Actions (login required)

View Item View Item