Candra, Weli Fitria (2025) Perbandingan Performa Itik Sikumbang Jonti dan Itik Peking Generasi Pertama (G1) pada Fase Awal yang Dipelihara Secara Intensif. S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version Download (209kB) |
![]() |
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (296kB) |
![]() |
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Download (195kB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (332kB) |
![]() |
Text (SKRIPSI FULL TEKS)
SKRIPSI FULL TEKS.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan performa itik Sikumbang Jonti dan itik Peking Generasi Pertama (G1) pada fase awal yang dipelihara secara intensif di UPT Fakultas Peternakan Universitas Andalas. Penelitian ini menggunakan 71 ekor itik Sikumbang Jonti dan 72 ekor itik Peking yang dihasilkan dari generasi awal (G0). Parameter penelitian ini terdiri dari konsumsi ransum, bobot badan, laju pertumbuhan, dan konversi ransum. Data dianalisis secara deskriptif dengan menghitung rata-rata, standar deviasi, koefisien keragaman dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan konsumsi ransum pada itik Sikumbang Jonti dan itik Peking meningkat sesuai bertambahnya umur dan bobot badan. Rataan konsumsi ransum itik Sikumbang Jonti adalah 473,17±8,39 gram/ekor/minggu dan itik Peking 535,82±16,26 gram/ekor/minggu. Bobot badan itik mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya umur dan peningkatan konsumsi ransum, rataan bobot badan itik umur 8 minggu pada penelitian ini yaitu itik Sikumbang Jonti 1134,22±112,64 gram/ekor dan itik Peking 1289,71±109,77 gram/ekor. Pertumbuhan itik cenderung meningkat namun laju pertumbuhan mulai menurun seiring bertambahnya umur itik, pada akhir penelitian laju pertumbuhan itik Sikumbang Jonti 0,62±0,05 gram/ekor/minggu dan itik Peking 0,63±0,05 gram/ekor/minggu. Rataan konversi ransum itik Sikumbang Jonti lebih baik dibandingkan itik Peking terlihat pada akhir penelitian yaitu pada itik Sikumbang Jonti 3,50±0,35 dan itik Peking 3,48±0,36. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang nyata performa itik Sikumbang Jonti dan Itik Peking Generasi Pertama (G1) fase awal umur 0-8 minggu terhadap konsumsi ransum dan bobot badan yang disebabkan karena genetik yang berbeda, sedangkan laju pertumbuhan dan konversi ransum tidak terdapat perbedaan atau tidak berbeda nyata.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Prof. Dr. Ir. Husmaini, MP; Ir. Boyon, MP |
Uncontrolled Keywords: | Itik Sikumbang Jonti; Itik Peking; Konsumsi Ransum; Bobot Badan; Laju Pertumbuhan; dan Konversi Ransum. |
Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture |
Divisions: | Fakultas Peternakan |
Depositing User: | S1 Peternakan Peternakan |
Date Deposited: | 28 Aug 2025 07:58 |
Last Modified: | 28 Aug 2025 07:58 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/506595 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |