Fitri, Gita Sri (2025) Pembentukan dan Karakterisasi Multikomponen Kristal Febuxostat – Asam Siringat dengan Metode Penggilingan Basah. S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (Cover dan Abstrak)
Gita_Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (348kB) |
![]() |
Text (Bab 1 Pendahuluan)
Gita_Pendahuluan.pdf - Published Version Download (313kB) |
![]() |
Text (Penutup)
Gita_Penutup.pdf - Published Version Download (206kB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
Gita _dapus.pdf - Published Version Download (286kB) |
![]() |
Text (Skripsi Full Text)
Gita_FULL.pdf - Published Version Download (3MB) |
Abstract
Febuxostat merupakan obat golongan inhibitor xantin oksidase selektif non-purin dengan efek farmakologi mengurangi produksi asam urat. Berdasarkan Biopharmaceutical Classification System (BCS), febuxostat termasuk dalam BCS kelas II yang mempunyai kelarutan rendah di dalam air dan permeabilitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan laju disolusi febuxostat dengan pembentukan multikomponen kristal febuxostat menggunakan koformer asam siringat dengan metode penggilingan basah. Multikomponen kristal febuxostat-asam siringat dibuat dengan rasio mol 4,5:5,5 dan digerus selama 30 menit dengan pelarut asetonitril. Karakterisasi multikomponen kristal yang terbentuk dilakukan menggunakan Differential Scanning Calorimetry (DSC), Powder X-ray Diffraction (PXRD), spektroskopi Fourier Transform Infrared (FTIR), Scanning Electron Microscopy (SEM). Uji disolusi dilakukan menggunakan alat uji disolusi tipe II dalam medium dapar fosfat-sitrat selama 60 menit. Hasil uji disolusi dianalisis menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT). Berdasarkan hasil karakterisasi multikomponen kristal pada perbandingan febuxostat dan asam siringat 4,5:5,5, terlihat adanya perubahan titik lebur dan entalpi fusi pada termogram DSC, penurunan intensitas puncak pada pola difraksi PXRD, serta pergeseran bilangan gelombang pada spektrum FTIR. Analisis SEM menunjukkan perubahan morfologi berupa ukuran partikel yang lebih kecil dibandingkan zat penyusunnya. Hasil uji disolusi dianalisis secara statistik menggunakan SPSS dengan uji ANOVA satu arah. Jumlah febuxostat yang terdisolusi dalam multikomponen kristal meningkat sebesar lebih dari 1 kali (p<0,05) dibandingkan febuxostat murni. Dapat disimpulkan bahwa pembentukan multikomponen kristal febuxostat-asam siringat dapat meningkatkan laju disolusi febuxostat
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | apt. Adhitya Jessica, M. Si ; apt. Lili Fitriani, M.Pharm.Sc |
Uncontrolled Keywords: | febuxostat, asam siringat, multikomponen kristal, penggilingan basah, disolusi |
Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
Depositing User: | S1 Fakultas Farmasi |
Date Deposited: | 26 Aug 2025 01:52 |
Last Modified: | 26 Aug 2025 01:52 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/505429 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |